Tampilkan postingan dengan label SD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SD. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 September 2020

Cerita Putri Pandan Berduri






Sejarah Putri Pandan Berduri





Alkisah, pada zaman dahulu kala, di Pulau Bintan ada sekumpulan orang Sampan atau orang Suku Laut. Mereka dipimpin oleh seorang Pemimpin yang gagah perkasa Batin Lagoi namanya.Untuk masuk ke kawasan Batin Lagoi tersebut, harus lewat sebuah betung yang ditumbuhi semak belukar yang rimbun.





Pada suatu hari, Batin Lagoi melewati pantai. Tengah berjalan santai, tiba-tiba dia dikejutkan dengan suara tangisan bayi dari arah semak-semak pandan. Dengan perasaan takut, dia menerobos semak pandan tersebut dengan hati-hati. Tak berapa lama, dia melihat seorang bayi perempuan tergeletak beralaskan daun di antara semak pandan itu. Anak siapa ini? Mengapa berada di sini? Orang tuanya ke mana?kata  Batin Lagoi bertanya dalam hati.





Sesudah menengok ke sekelilingnya, Batin Lagoi tidak melihat tanda-tanda ada orang di sekitarnya. Karena dia tidak memiliki anak, timbullah keinginan untuk mengangkat bayi itu sebagai anak. Dengan hati-hati, diambilnya bayi itu serta dibawanya pulang. Bayi itu lalu dia beri nama Putri Pandan Berduri. Dia merawat Putri Pandan Berduri dengan penuh kasih-sayang seperti merawat seorang putri raja. Setiap hari Batin Lagoi juga memberikan pelajaran budi pekerti yang luhur.





Waktu terus berjalan Putri Pandan Berduri tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik rupanya. Tutur bahasa serta sopan-santunnya mencerminkan sifat seorang putri raja. Kecantikan dan keelokan Putri Pandan Berduri mengundang perhatiaan kagum para pemuda di Pulau Bintan. Tapi, tak seorang pun pemuda yang berani meminangnya, karena Batin Lagoi mau putrinya menjadi istri seorang anak raja.





Sedangkan di Pulau Galang, ada seorang Raja yang memiliki 2 orang anak laki-laki  Anak yang tua bernama Julela dan yang muda bernama Jenang Perkasa. Sejak mereka kecil, Raja itu mendidik kedua anaknya supaya saling membantu dan saling menghormati.





Sesudah keduanya dewasa, Raja Mau Julela sebagai batin di Galang. Hal ini lalu membuat Julela menjadi sombong. Dia sudah tidak peduli dengan adiknya, sampai hubungan mereka menjadi tidak harmonis lagi. Mereka juga menjalani hidup masing-masing secara terpisah.





Dari hari ke hari kesombongan Julela semakin menjadi-jadi Dia sering mencaci serta memusuhi adiknya tanpa sebab. Pada suatu hari, Julela berbicara pada adiknya, Hei, Jenang bodoh! Suatu saat aku menjadi batin di kampung ini, maka kamu harus mematuhi semua perintahku. Kalau tidak, kamu akan aku usir dari kampung ini.





Jenang Perkasa sangat sedih mendengar ucapan abangnya tersebut. DIa merasa tidak lagi dianggap sebagai saudara. Hal tersebut menyebabkan Jenang Perkasa merasa semakin terasing dari keluarga. Oleh karena itu, timbullah keinginannya untuk pergi dari Pulau Galang.





Keesokan harinya, secara diam-diam, Jenang Perkasa berlayar tak bertujuan. Setelah berhari-hari mengarungi lautan luas, sampailah dua di Pulau Bintan. Di sana, dia tidak mengaku sebagai anak seorang raja. Dia selalu bertutur kata lembut pada setiap orang yang diajaknya berbicara. Sikap dan perilaku Jenang Perkasa itu sudah menarik perhatian Batin Lagoi.





Pada suatu hari, Batin Lagoi mengadakan acara makan bersama orang-orang Suku Sampan lainnya. Tak ketinggalan juga Jenang Perkasa diundang dalam perjamuan tersebut. Jenang Perkasa juga pergi memenuhi undangan itu. Saat jamuan makan akan dimulai, dia memilih tempat yang agak jauh dari kawan-kawannya, Supaya air cuci tangannya tidak jatuh di hidangan yang dia makan. Tanpa disadarinya, ternyata sejak dia datang sepasang mata sudah memerhatikan perilakunya, yang tak lain ialah Batin Lagoi. Tingkah laku dan budi pekerti Jenang Perkasa itu sangat mengesankan hati Batin Lagoi.





Setelah perjamuan, Batin Lagoi datang menghampiri Jenang Perkasa. Wahai, Jenang Perkasa! Aku sangat terkesan serta kagum dengan keelokan budi pekertimu. Bersediakah kamu aku nikahkan dengan putriku, Pandan Berduri? kata Batin Lagoi. Dengan kerendahan hati saya bersedia menikah dengan putri tuan, jawab Jenang Perkasa dengan sopan.





Ternyata, Batin Lagoi telah lupa dengan cita-citanya untuk menikahkan putrinya dengan anak raja. Walaupun sebenarnya Jenang Perkasa adalah anak seorang raja, tetapi Batin Lagoi tidak mengetahui mengenai hal tersebut. Dia sungguh-sungguh tertarik dengan perangai Jenang Perkasa yang baik tersebut.





Seminggu kemudian, Jenang Perkasa langsung dinikahkan dengan Putri Pandan Berduri. Pernikahan mereka diadakan sangat meriah. Berbagai macam minuman dan makanan dihidangkan. Tari-tarian pun dipergelarkan menghibur para pengantin serta para undangan. Jenang Perkasa dan Putri Pandan Berduri pun hidup dengan bahagia.





Tak berapa lama kemudian Batin Lagoi mengangkat Jenang Perkasa sebagai Batin di Bintan untuk meneruskan dirinya. Jenang Perkasa memimpin rakyat Bintan dengan bijaksana sesuai dengan adat yang ada di Bintan.





Kepemimpinan Jenang Perkasa yang bijaksana tersebut terdengar oleh masyarakat Galang. Sampai suatu hari, datanglah sekumpulan orang dari Galang ke Pulau Bintan. Wahai, Jenang Perkasa! Kami sudah tau tentang kepemimpinanmu di Pulau Bintan ini. Maksud kedatangan kami ke sini untuk mengajak kamu kembali ke Galang mengggantikan abang kamu yang sombong itu sebagai Batin, kata salah seorang dari mereka. Tapi, Jenang Perkasa menolaknya. Dia lebih memilih menjadi Batin di Pulau Batin Sekumpulan orang dari Galang tersebut pun kembali dengan tangan hampa.





Sementara Jenang Perkasa hidup bahagaia dengan Putri Pandan Berduri. Mereka memiliki tiga orang putra, yang sulung dinamakan Batin Mantang, yang tengah Batin Mapoi, serta yang bungsu Batin Kelong.





Jenang Perkasa mendidik ke-3 anaknya dengan baik, supaya mereka tidak menjadi orang yang sombong. Dia berharap kelak mereka akan menjadi pemimpin suku yang bertanggung jawab. Maka pada ke-3 anaknya diadatkannya dengan adat suku Laut, lalu dinamakan dengan adat Kesukuan.





Sesudah beranjak dewasa, ke-3 anaknya itu memimpin suku mereka masing-masing. Batin Mantang membawa berhijrah ke bagian utara Pulau Bintan, Batin Mapoi bersaa sukunya ke barat, serta Kelong dengan sukunya ke timu Pulau Bintan. Ke-3 suku itu lalu menjadi suku terbesar dan termasyhur di daerah Bintan. Kalau mereka mengalami kesulitan, mereka kembali kepada yang pertama, yakni pada adat Kesukuan.





Tidak lama kemudian Jenang Perkasa meninggal dunia, disusulPutri Pandan Berduri. Meskipun keduanya telah tiada, namun anak-cucu merekabanyak sekali, sampai adat Kesukuan terus berlanjut. sampai sekarang, JenangPerkasa dan Putri Pandan Berduri tetap dikenang karena dari merekalah lahirpersukuan di Teluk Bintan. Sampai sekarang Suku Laut atau Suku Sampan ini masihbanyak ditemukan berdiam di perairan Pulau Bintan.




Legenda Putri Pandan Berduri


 Dahulu kala di Kepulauan Riau hiduplah seorang Batin dari sekumpulan suku laut di Pulau Bintan. Batin tersebut bernama Batin Lagoi. Suatu hari Batin Lagoi sedang berjalan-jalan di pantai yang ditumbuhi semak-semak pandan yang lebat. Tengah asik berjalan tiba-tiba Batin Lagoi mendengar suara tangisan dari semak pandan yang lebat itu. Batin Lagoi segera mencari asal suara tersebut, lalu terkejutlah dia ketika melihat seorang bayi perempuan yang tergeletak di tengah semak pandan sambil menangis. Batin Lagoi merasa iba dan segera membawa pulang bayi tersebut. Bayi perempuan yang cantik itu kemudian diberi nama Puteri Pandan Berduri.


Batin Lagoi sangat menyayangi Puteri Pandan Berduri dan merawatnya bak puteri raja. Segala keingan puteri di turuti oleh Batin Lagoi. Banyak inang di sekeliling puteri yang siap melayani semua kebutuhan Puteri Pandan Berduri. Akan tetapi Puteri Pandan Berduri bukanlah orang yang sombong. Justru dia adalah puteri yang halus tutur bahasanya, lembah lembut serta baik budi pekertinya. Batin Lagoi semakin menyayangi sang puteri.


Pada suatu hari Puteri Pandan Berduri sedang berjalan-jalan ke tengah kampung dan bertemu dengan seorang nenek yang membawa kayu bakar. Nenek tersebut kelihatan tua renta dan kepayahan membawa kayu bakar yang jumlahnya banyak sekali. Puteri Pandan Berduri lalu mendekati si nenek dan menanyakan kenapa nenek tersebut masih membawa kayu bakar padahal usianya sudah tua.


Nenek tua itu lalu menjawab bahwa dia tinggal sebatang kara sehingga tidak ada yang menolongnya. Lalu Puteri Pandan bertanya kembali kenapa nenek tersebut tidak meminta orang lain untuk membawa kayu bakar itu. Mendengar pertanyaan puteri, nenek tersebut tersenyum dan berkata bahwa dia masih kuat dan tidak mau menggantungkan hidupnya pada siapapun. Dia harus bekerja keras setiap hari walau kebutuhannya sudah cukup. Harta yang melimpah akan habis suatu hari nanti jika kita tidak terus mencari nafkah dan hanya duduk diam saja.


Jawaban nenek itu telah menggerakkan hari Puteri Pandan Berduri tentang sebuah arti hidup dan kerja keras untuk tetap bertahan hidup. Sesampainya di rumah Puteri Pandan meminta ijin pada Batin Lagoi untuk meninggalkan rumah sementara waktu. Puteri Pandan Berduri ingin belajar dari nenek tua yang telah ditemuinya beberapa waktu lalu. Mendengar permintaan puterinya, Batin Lagoi merasa keberatan sebab mengkhawatirkan keselamatan sang puteri. Namun Puteri Pandan Berduri tetap bersikukuh untuk pergi dari rumah dan belajar kepada di si nenek.


Akhirnya Batin Lagoi menyetujui permintaan puterinya. Puteri Pandan Berduri segera pergi dari rumah. Dia hanya membawa beberapa pakaian sederhana sebagai bekal ganti dan tidak ada seorang inang pun yang ikut bersamanya. Si nenek terkejut mendengar permintaan Puteri Pandan Berduri yang ingin tinggal bersamanya. Namun si nenek tidak mencegah dan akhirnya tinggallah Puteri Pandan Berduri di rumah nenek tersebut.


Hari demi hari Puteri Pandan Berduri menolong pekerjaan si nenek, mulai dari mencari kayu di hutan untuk kemudian dijual di pasar, menanak nasi, membersihkan rumah dan halaman, mencuci baju sendiri dan lain sebagainya. Puteri Pandan Berduri merasa senang dengan pekerjaannya walaupun dia terlihat sangat lelah.

Setelah beberapa lama tinggal di rumah si nenek, Puteri Pandan Berduri pulang kembali ke rumahnya dengan bekal ilmu yang di dapat selama tinggal bersama si nenek. Puteri Pandan Berduri menjadi seorang puteri yang bijaksana, semakin baik budi pekertinya dan membantu ayahnya mencari nafkah. Selama ini Puteri Pandan Berduri tidak mengerti cara mencari nafkah namun kini dia faham bahwa harus bekerja keras walaupun sudah hidup berkecukupan.


Kelembutan Puteri Pandan Berduri ternyata telah memikat hati seorang pemuda bernama Jenang Perkasa. Pemuda yang memiliki budi pekerti yang baik itu kemudian mendatangi Batin Lagoi dan bermaksud untuk meminang Puteri Pandan Berduri untuk menjadi istrinya. Akhirnya merekapun menikah dan hidup bahagia. Pasangan suami istri ini menggantikan Batin Lagoi yang sudah mangkat dan melahirkan keturunan yang menjadi cikal bakal penduduk Pulau Bintan. Cerita Rakyat Melayu ini menceritakan tentang Batin Lagoi yang menemukannya Puteri Pandan Berduri dan keinginan putri untuk belajar kepada seorang nenek sederhana.




Naskah Drama Puti Pandan Berduri


Alkisah, di pulau bintan ceritanya ada kepala suku yang tidak memiliki anak. Suatu hari saat ia berjalan berkeliling kampung, ia menemukan bayi yang diberi nama putri pandan berduri karena ditemukan di antara semak pandan.


Batin Lagoi: Selamat siang bapak-bapak…


Ryosan, Kwidoi & Danoi: Siang batin…


Ryosan: Batin hendak kemana hari sudah mulai sore ini?


Kwidoi: Berjalan-jalan saja Batin?


Batin Lagoi: Iya, santai menghirup udara sore yang sejuk. Bagaimana tangkapan hari ini, banyak?


Danoi: Lumayan Batin, lebih banyak dari hari biasanya..


Batin Lagoi: Bagus kalau begitu, yang rajin ya…


Ryosan: Iya terima kasih Batin.. Ya sudah kami permisi dulu Batin


Kwidoi & Danoi: Iya batin, keluarga di rumah sudah menunggu


Batin Lagoi: Ya sudah…




Batin Lagoi pun melanjutkan perjalanan ke arah pantai. Seperti biasa ia banyak menghabiskan waktu luang untuk berkeliling melihat masyarakat yang ia pimpin. Dengan begitu ia selalu tahu mengenai apapun yang terjadi di masyarakat. Saat menyusuri pantai, tiba-tiba ia mendengar sesuatu. Sayup – sayup ia mendengar tangisan bayi.


Batin Lagoi: Anak siapa itu yang menangis di tempat seperti ini?


Ia melihat kiri kanan, namun tak dilihatnya satu orang pun. Kemudian ia berniat beranjak pergi namun ia mendengar lagi suara bayi tersebut. Akhirnya ia mengikuti suara bayi tersebut dan akhirnya


Batin Lagoi: Apa….! Bayi siapa yang ditinggalkan di atas dedaunan seperti ini!


Batin Lagoi terdiam sejenak memikirkan sesuatu dan akhirnya setelah memastikan tidak ada siapapun yang mungkin memiliki bayi tersebut, ia memutuskan untuk membawa pulang bayi yang ditemukan. Sesampainya di rumah…


Pyalan: Aduh tuan, bayi siapakah ini yang engkau bawa pulang?


Batin Lagoi: Aku tidak tahu Pyalan, aku menemukannya diantara daun pandan di tepi pantai.


Pyalan: Apakah tidak ada orang di sana Batin, mungkin ada yang kehilangan?


Batin Lagoi: Tidak Pyalan, tidak ada seorang pun di sepanjang pantai itu… biarlah, akan ku rawat anak ini.


Pyalan: Iya tuan, kasihan, malang benar nasib bayi ini!


Setelah dewasa putri pandan berduri hendak dinikahkan dengan putra raja atau putra kepala suku. Batin lagoi menganggap hal itu sepadan mengingat putri pandan berduri memiliki perangai yang sangat baik.


Pyalan: Hendak kemana Putri, sepertinya tergesa-gesa benar?


Putri Pandan Berduri: Benar Pyalan, aku hendak ke taman, jika ayah mencari ku tolong sampaikan bahwa aku sedang bermain di taman.


Pyalan: Baik Putri… (putri pandan berduri pun pergi ke taman)


Batin Lagoi: Duhai Pyalan, di manakah putri cantik ku berada? Sedari tadi aku tidak melihatnya?


Pyalan: Putri Pandan Berduri sedang bermain di taman tuan


Batin Lagoi: Apa pendapatmu tentang putri ku itu Pyalan?




Pyalan: Pendapat yang bagaimana tuan?


Batin Lagoi: Ya, ia sekarang sudah dewasa, kadang aku takut dan resah.


Pyalan: Ow… Tuan tidak perlu bersusah hati. Putri Pandan Berduri adalah seorang wanita yang cantik dan berbudi pekerti luhur, tidak ada yang perlu dikhawatirkan tuan


Batin Lagoi: Mungkinkah suatu saat ia meninggalkanku?


Pyalan: Kalau ia kelak menikah dengan orang jauh, mungkin saja tuan.


Batin Lagoi: Hem….


Pyalan: Tapi bukankah yang terpenting kebahagiaan dia tuan?


Batin Lagoi: Kamu benar Pyalan, yang penting ia bahagia.


Sementara itu di seberang laut hiduplah dua orang pangeran yang sangat rukun. Selain tampan mereka juga memiliki watak yang baik. Namun semua berubah ketika sang raja mengumumkan bahwa putra tertua akan ditunjuk menggantikan sang ayah menjadi raja.


Raja Pulau Galang: Putra-putra ku, kini kalian berdua telah dewasa, tibalah saatnya aku mengatakan hal yang sangat penting bagi kita semua.


Pangeran Julela: Ada apakah gerangan baginda?


Pangeran Jenang Perkasa: Iya baginda, apakah ada hal yang harus kami lakukan?


Raja Pulau Galang: Tidak anakku, ini bukan hal yang harus kalian lakukan tetapi hal yang nantinya harus kalian lakukan.


Pangeran Jenang Perkasa: Katakan saja Baginda, kami pasti menuruti semua titah baginda.


Pangeran Julela: Benar baginda


Raja Pulau Galang: Baiklah, dengarkanlah baik-baik anakku. Aku memerintah kerajaan ini tidak akan lama lagi, dan suatu saat nanti aku harus menunjuk raja baru.


Pangeran Julela & Pangeran Jenang Perkasa: Iya baginda


Raja Pulau Galang: Untuk itulah, sebagai anak pertama dan anak tertua hari ini aku umumkan pada kalian bahwa anakku Pangeran Julela kelak akan menjadi penerus menggantikan ku. Dan engkau Pangeran Jenang Perkasa anakku, kau tidak perlu iri dan cemburu kepada kakakmu. Aku sudah menyiapkan amanat khusus untukmu yaitu membantu kakakmu kelak dalam menjalankan kerajaan ini.


Pangeran Jenang Perkasa: Baiklah Baginda, aku siap menerima titah mu.


Pangeran Julela: Iya baginda, aku akan berusaha memberikan yang terbaik


Mereka pun akhirnya pergi. Kemudian, setelah pengumuman yang diberikan sang raja terjadi perubahan yang sangat drastis. Pangeran Julela yang tadinya memiliki perangai yang baik berubah menjadi sombong karena mengetahui kelak ia yang akan meneruskan tahta. Kesombongan tersebut terlihat jelas pada perlakuan nya kepada sang adik yaitu Pangeran Jenang Perkasa.


Pangeran Julela: Jenang Perkasa, aku sangat ingin berburu rusa, bagaimana kalau engkau menemani ku?


Pangeran Jenang Perkasa: Baiklah kanda, aku akan menemanimu


Pangeran Julela: Bagus!


Pangeran Jenang Perkasa: Lalu kapan kita akan berburu?


Pangeran Julela: Tahun depan! Sekarang tolong ambil kan dulu makanan kesukaanku?


Pangeran Jenang Perkasa: apa kanda? Makanan? Kenapa kakang tidak minta kepada dayang saja?


Pangeran Julela: Aku adalah putra mahkota, kelak aku akan menjadi raja jadi aku bebas memerintah siapapun termasuk kamu!


Pangeran Jenang Perkasa: Apa, kenapa kakang seperti itu, kenapa kakang menjadi sombong seperti itu?


Pangeran Julela: Lancang kamu Jenang! Kamu berani melawan aku!


Pangeran Jenang Perkasa: Kamu sudah keterlaluan kakang!


Pangeran Julela: Hei, kamu benar-benar melawan ya!


Pangeran Jenang Perkasa: (Langsung pergi tanpa menghiraukan Pangeran Julela)


Semakin hari tingkah Pangeran Julela semakin menjadi-jadi dan sewenang-wenang, contoh drama cerita rakyat. Akhirnya pangeran jenang perkasa akhirnya pergi meninggalkan kerajaan dan berlayar jauh tanpa tujuan. Sampailah ia ke pulau di mana Putri Pandan Berduri hidup. Di sana ia menjadi pedagang namun karena sikapnya yang bermartabat akhirnya ia menjadi bahan perbincangan seluruh warga.


Ryosan: Hei, kamu sudah pernah bertemu pedagang baru dari seberang laut yang banyak dibicarakan orang?


Kwidoi: Iya, saya pernah bertemu sekali, sepertinya dia bukan orang biasa?


Danoi: Kenapa bisa begitu


Kwidoi: Kulitnya bersih, tutur katanya juga sangat santun


Danoi: Benarkah?


Ryosan: Jadi benar yang dibicarakan itu?


Kwidoi: Iya, benar sekali. Dan yang terpenting ia menjual dagangan dengan harga yang tidak terlalu tinggi sehingga banyak orang sini yang suka dengan dia.


Danoi: Kamu tahu siapa dia?


Kwidoi: Menurut yang aku dengar ia bernama Jenang Perkasa. Itu yang aku tahu.


Masih asyik mereka bertiga membicarakan Pangeran Jenang Perkasa, tiba-tiba datanglah orang yang mereka bicarakan tersebut.


Pangeran Jenang Perkasa: Selamat siang bapak-bapak, ada yang mau beli kendi – kendi ini?


Ryosan: Ow, kendi, kamu siapa, sepertinya kamu bukan orang dari sini?


Kwidoi & Danoi: Iya benar.


Pangeran Jenang Perkasa: Benar bapak-bapak, aku adalah pedagang dari seberang laut. Sekarang aku menetap di kampung ini namun aku belum sempat bertemu dengan kepala suku di sini.


Ryosan: Ow, jadi kamu pedagang itu ya?


Pangeran Jenang Perkasa: Maksud bapak?


Kwidoi: Tidak-tidak, kendi ini berapa harganya?


Danoi: Yang ini berapa?


Pangeran Jenang Perkasa: Yang ini dua keping, dan yang ini satu keping.


Ryosan: Ow…


Kwidoi: Murah ya?


Danoi: Iya murah, tapi maaf nak, kami sedang tidak membutuhkan kendi, mungkin lain kali saja.


Pangeran Jenang Perkasa: Ow begitu, baik pak, tidak apa-apa, kalau begitu saya permisi dulu.


Ryosan: Silahkan


Pangeran Jenang Perkasa pun akhirnya meneruskan berdagang.


Ryosan: Memang benar, orangnya santun dan kulit tubuhnya bersih, sepert bangsawan.


Kwidoi: Benar, bukan orang biasa


Danoi: Iya dagangannya harganya berbeda jauh dengan pedagang lain.


Datanglah Pyalan yang baru selesai berbelanja menemui menyapa mereka.


Pyalan: Selamat siang bapak-bapak, masih santai ini sepertinya?


Ryosan: Oh iya, ini lagi membicarakan pedagang seberang laut itu


Kwidoi & Danoi: Benar-benar!


Pyalan: Pedagang yang mana?


Ryosan: Itu yang berdagang dengan harga murah dan perilakunya sangat santun.


Kwidoi: Orangnya yang tampan dan berkulit bersih itu tuan


Pyalan: Oh, jadi benar berita yang beredar?


Ryosan: Benar sekali, kampung kita kedatangan seorang pedagang yang sangat santun.


Danoi: Benar itu tuan, seperti dari kalangan bangsawan!


Batin Lagoi pun mendengar tentang pangeran jenang perkasa dari cerita Pyalan. Ia penasaran dan akhirnya mengundang seluruh orang penting di pulau tersebut untuk mengadakan pesta di rumahnya.


Batin Lagoi: Anakku, sudah lama aku tidak mengadakan pesta dengan rakyatku, bagaimana kalau lusa kita buat pesta makan?


Putri Pandan Berduri: Bagus itu ayah, aku senang nanti pasti ramai dan banyak yang datang


Batin Lagoi: Baiklah, aku akan segera meminta Pyalan menyiapkan segala sesuatunya.


Batin Lagoi pun memanggil Pyalan.


Batin Lagoi: Pyalan, aku ingin hari ini kau menyiapkan pesta makan untuk besok. Aku ingin mengadakan pesta dan mengundang para tua-tua adat serta tamu istimewa


Pyalan: Baiklah Tuan, lalu siapa saja yang akan kita undang, maksudku tamu istimewanya siapa?


Batin Lagoi: Semua tua-tua adat berikut orang terkenal di kampung kita. Jangan lupa, aku ingin engkau juga mengundang pedagang seberang laut yang kau ceritakan padaku itu. Aku ingin tahu seperti apa dia.


Pyalan: Baiklah tuan Batin… aku akan segera menyiapkan semuanya


Pyalan pun bergegas menyiapkan segala sesuatu. Dalam satu hari persiapan pun selesai karena banyak sekali orang yang dengan suka rela membantu persiapan pesta tersebut. Tibalah akhirnya saat pesta di mulai.


Ryosan: Aku senang sekali bisa datang ke pesta makan ini.


Kwidoi: Iya benar, Batin Lagoi memang benar-benar pemimpin yang baik


Danoi: Benar, dia tidak pernah sekalipun mengabaikan rakyatnya.


Sesaat kemudian…


Batin Lagoi: Saudara-saudaraku semua, aku mengundang kalian semua ke sini untuk mengadakan pesta. Pesta ini untuk bentuk rasa terima kasih ku atas semua berkah yang telah diberikan di kampung kita. Juga sebagai ucapan syukur karena putri tercinta ku telah beranjak dewasa dan menjadi seorang gadis yang cantik dan berbudi.


Putri Pandan Berduri: Tak lupa, kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada semua yang sudah sudi hadir di sini. Mari kita nikmati pesta ini.


Pangeran Jenang Perkasa yang juga hadir dalam pesta itu diam-diam memperhatikan Putri Pandan Berduri. Sambil menyantap hidangan yang disediakan sesekali ia mencuri pandang.


Pyalan: Silahkan disantap hidangannya, jangan sungkan


Ryosan: Terima kasih tuan..


Danoi: Hei, anak muda, rupanya kau juga hadir disini, apa yang sedang kamu perhatikan?


Pangeran Jenang Perkasa: Ah, iya, saya juga diundang (dengan sedikit malu)


Kwidoi: Jangan kaget anak muda, Tuan Batin memang baik dan sering mengadakan acara seperti ini untuk rakyatnya.


Danoi: Iya benar!


Sedang asyik mereka berbincang datanglah Batin Lagoi menghampiri mereka.


Ryosan: Mari tuan, silahkan


Kwidoi: Iya tuan, silahkan


Batin Lagoi: Iya, iya, tidak usah sungkan… Oh, sepertinya aku belum pernah melihat kamu, siapakah gerangan kamu anak muda?


Pangeran Jenang Perkasa: Aku pedagang dari seberang laut, Tuan, perkenalkan namaku Jenang Perkasa


Batin Lagoi: Ow… jadi kamu pedagang, dari mana asal mu


Pangeran Jenang Perkasa: Asal ku jauh Tuan, tapi itu tidak penting, yang terpenting adalah saya jatuh cinta dengan kampung ini dan jika diizinkan, aku ingin menetap disini Tuan


Batin Lagoi: Tentu saja, kenapa tidak, selagi engkau memberi manfaat pada warga kami, tapi sebelumnya boleh saya bertanya sesuatu?


Pangeran Jenang Perkasa: Tentu saja Tuan, silahkan


Batin Lagoi: Tutur katamu berbeda dengan rakyat biasa, dan saya dengar cara kamu berdagang juga begitu santun, apakah kamu dari keluarga bangsawan?


Pangeran Jenang Perkasa: Di seberang laut, keluarga saya memang berada tuan, tapi saya pergi dari rumah karena kesewenang-wenangan kakak saya. Saya lebih menjadi rakyat biasa yang berguna dari pada menjadi bangsawan yang tidak bijak.


Batin Lagoi: Hem… Sungguh mulia hati kamu nak.


Pangeran Jenang Perkasa: Hem… (hanya tersenyum malu)


Setelah pembicaraan tersebut di akhir pesta Pangeran Jenang Perkasa diundang ke kediaman Batin Lagoi. Disana Batin Lagoi mengutarakan niatnya untuk menjodohkan putrinya dengan Jenang Perkasa.


Batin Lagoi: Nak Jenang Perkasa, tadi engkau mengatakan bahwa engkau ingin tinggal di kampung ini. Saya akan mengabulkan permintaan dan izin yang kamu minta.


Pangeran Jenang Perkasa: Benarkah, terima kasih banyak Tuan, Tuan Batin sungguh baik.


Batin Lagoi: Ada satu cara agar engkau bisa tinggal disini dengan damai dan bahagia yaitu dengan memiliki istri disini. Jadi, maukah engkau menikah dengan putri ku?


Pangeran Jenang Perkasa: Maaf Tuan, apa tidak salah, aku hanya rakyat biasa yang tak punya apa-apa…


Batin Lagoi: Tidak, sama sekali tidak salah, kamu adalah pemuda yang berbudi dan itu sudah cukup. Jadi maukah kamu?


Pangeran Jenang Perkasa: Tentu saja Tuan, dengan senang hati. Tapi tetap saja aku merasa tidak layak untuk putri Tuan yang cantik jelita itu.


Batin Lagoi: Sudahlah, tak usah sungkan, aku yakin kamu bisa membahagiakan anak ku tersebut.


Akhirnya putri pandan berduri dan pangeran jenang perkasa pun menikah dan hidup bahagia bersama 3 orang anaknya. Pangeran Jenang Perkasa pun akhirnya menggantikan Batin Lagoi menjadi kepala suku di sana. Ia memerintah dengan sangat bijaksana hingga daerah tersebut semakin maju dan makmur. Pangeran Jenang Perkasa dan keluarganya pun menghabiskan hidup dengan damai




Amanat Cerita Pandan Berduri


Cerita atau dongeng biasanya sering kita dengar pada orang tua kita maupun orang lain, entah itu cerita lucu, sedih, bahkan cerita seram. Biasanya sebuah cerita di ambil dari nama tempat, watak seseorang, kerajaan, hewan dan lain sebagainya.


Nah, di bawah ini sebuah cerita tentang seorang raja yang menemukan bayi di sebuah semak-semak pandan.


Alkisah, hiduplah seorang yang gagah perkasa bernama Batin Lagoi, pemimpin suku laut atau orang sampan, di pulau Bintan. Pada suatu hari, Batin Lagoi menemukan bayi perempuan di semak-semak pandan. Dengan hati- hati, diambilnya bayi itu dan di bawa pulang. Bayi itu kemudian ia beri nama Putri Pandan Berduri.


Putri Pandan Berduri tumbuh menjadi gadis yang cantik. Kecantikannya mengundang kekaguman para pemuda di pulau Bintan. Akan tetapi, tak seorang pun yang berani meminangnya, karena Batin Lagoi menginginkan putrinya menjadi istri seorang anak raja atau megat.


Sementara itu, di pulau galang tersebutlah seorang megat yang mempunyai dua orang anak laki-laki. Anak tertua bernama Julela dan yang muda bernama Jenang Perkasa. Setelah keduanya beranjak dewasa, Julela menjadi megat yang sombong. Sikapnya sangat tidak di sukai rakyatnya. Ia selalu bertindak sewenang- wenang dan berperangai buruk, bahkan kepada adiknya sendiri. Jenang Perkasa sangat sedih melihat perangai abangnya itu. Oleh karena itu, timbulah keinginannya untuk meninggalkan pulau galang.


Keesokan harinya, secara diam-diam, Jenang Perkasa berlayar mengarungi lautan luas, hingga sampailah ia di pulau Bintan. Di sana, ia tidak mengaku sebagai anak seorang megat. Ia selalu bertutur kata lembut kepada setiap orang yang diajaknya berbicara. Sikap dan perilaku Jenang Perkasa itu telah menarik perhatian Batin Lagoi.


Pada suatu hari, Batin Lagoi mengadakan perjamuan makan. Semua orang di sampan diundangnya, termasuk Jenang Perkasa. Jenang Perkasa pun pergi memenuhi undangan itu. Setelah acara perjamuan selesai, ia menghampiri Jenang Perkasa dan menyapanya, “Apa kabar, Jenang Perkasa? Aku senang kau datang memenuhi undanaganku. Aku juga sangat terkesan dengan tingkah lakumu yang penuh dengan tatakrama. Bersediakah engkau aku nikahkan dengan putriku, Pandan Berduri?” tanya Batin Lagoi.




Ringkasan Cerita Putri Pandan Berduri


Alkasih pada jaman dulu di Pulau Bintan, Kepulauan Riau, hiduplah orang orang Suku Laut yang dipimpin oleh Batin Lagoi. Pemimpin Suku Laut ini merupakan seorang yang santun dan memimpin dengan adil. Tutur katanya yang lemah lembut terhadap siapa saja membuat masyarakat Suku Laut sangat mencintai pemimpin mereka itu.


Guna mengetahui keadaan rakyatnya, Batin Lagoi senantiasa berkeliling. Pada suatu hari, Batin Lagoi berjalan menyusuri pantai yang disekitarnya penuh ditumbuhi semak pandan. Sayup sayup telinga Batin Lagoi menangkap suara tangisan bayi.


“Anak siapa itu yang menangis di tempat seperti ini ?” pikirnya heran sambil memandang sekeliling. Karena ia tak melihat seorangpun, Batin Lagoi meneruskan langkahnya.


Baru beberapa langkah, Batin Lagoi kembali mendengar suara tangisan bayi yang kini semakin jelas. Batin Lagoi kembali memandang sekeliling, namun ia tak jua melihat seorangpun disana. Karena penasaran, Batin Lagoi mengikuti asal suara tangisan yang membawanya ke semak semak pandan. Batin Lagoi menginjak semak semak itu dengan hati hati. Suara tangisan bayi terdengar semakin keras. Batin Lagoi tercengang melihat seorang bayi perempuan yang diletakkan di atas dedaunan yang kini berada di depannya.


Rasa heran kembali menyergap Batin Lagoi. ‘Siapa gerangan yang meletakkan bayinya disini ?’, gumamnya pelan. Batin Lagoi terdiam sejenak. Setelah memastikan tak ada orang di sekitar situ, Batin Lagoi memutuskan untuk membawa pulang bayi perempuan yang cantik itu. Sang bayipun berhenti menangis ketika Batin Lagoi menggendongnya.


Batin Lagoi merawat bayi perempuan itu dengan penuh kasih sayang bak anaknya sendiri. Terkadang ia merasa bayi itu memang diberikan Tuhan untuknya. Bayi perempuan yang diberinya nama Putri Pandan Berduri itu sungguh membawa kebahagiaan bagi Batin Lagoi yang selama ini hidup sendiri.





demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai Cerita Putri Pandan Berduri : Sejarah, Legenda, Naskah Drama, Amanat, Gambar, Ringkasan Ceritanya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.





Sumber jk.com

Raja Pertama Kerajaan Kutai

Latar Belakang Kerajaan Kutai


Kerajaan Kutai adalah kerajaan Hindu tertua di Indonesia. Kerajaan Kutai diperkirakan ada pada abad 5 M atau ± 400 M. bukti-bukti yang menujukkan bahwa kerajaan itu dibangun pada abad ke-4 adalah ditemukannya 7 buah prasasti Yupa. Kerajaan ini ada di Muara Kaman, Kalimantan Timur (dekat kota Tenggarong), tepatnya di hulu sungai Mahakam. Tak banyak informasi tentang Kerajaan Kutai. Hanya 7 buah prasasti Yupa itu itulah sumbernya. Penggunaan nama Kerajaan Kutai sendiri ditentukan oleh para ahli sejarah dengan mengambil nama dari tempat ditemukannya prasasti Yupa itu yakni di daerah Kutai.


Raja Pertama Kerajaan Kutai


Ditemukannya 7 buah batu tulis yang disebut Yupa yang mana ditulis dengan huruf Pallawa dan berbahasa Sanskerta, serta disusun dalam bentuk syair. Sementara huruf yang dipakai adalah huruf Palawa. Prasasti Yupa itu adalah prasasti tertua yang menyatakan sudah berdirinya suatu Kerajaan Hindu tertua yaitu Kerajaan Kutai. Yupa merupakan tugu batu yang berfungsi sebagai tugu peringatan yang dibuat oleh para Brahmana atas kedermawanan Raja Mulawarman. Dituliskan bahwa Raja Mulawarman, Raja yang baik dan kuat yang adalah anak dari Aswawarman dan merupakan cucu dari Raja Kudungga, sudah memberikan  20.000 ekor sapi kepada para Brahmana.


Dari prasati itu didapat bawah Kerajaan Kutai pertama kali didirikan oleh Kudungga kemudian dilanjutkan oleh anaknya Aswawarman dan mencapai puncak kejayaan pada masa Mulawarman (Anak Aswawarman). Menurut para ahli sejarah nama Kudungga adalah nama asli pribumi yang belum tepengaruh oleh kebudayaan Hindu. Tapi anaknya, Aswawarman diduga telah memeluk agama Hindu atas dasar kata ‘warman’ pada namanya yang merupakan kata yang berasal dari bahasa Sanskerta. Pendiri Kerajaan Kutai ialah Kudungga, sementara raja pertama yang resmi berkuasa di Kerajaan Kutai adalah Aswawarman karena sebagai pendiri dinasti Kerajaan Kutai serta diberi gelar “Wangsakarta”, yang berarti pembentuk keluarga.




Sejarah Berdirinya Kerajaan Kutai Kartanegara


Kerajaan Kutai diperkirakan berdiri pada abad ke-5 Masehi, ini dibuktikan dengan ditemukannya 7 buah Yupa (prasasti berupa tiang batu) yang ditulis dengan huruf pallawa dan bahasa Sansekerta yang berasal dari India yang sudah mengenal Hindu. Yupa mempunyai 3 fungsi utama, yaitu sebagai prasasti, tiang pengikat hewan untuk  upacara korban   keagamaan, dan lambang kebesaran raja.


Dari tulisan yang tertera pada yupa nama raja Kundungga diperkirakan merupakan nama asli Indonesia, namun penggantinya seperti Aswawarman, Mulawarman itu menunjukan nama yang diambil dari nama India dan upacara yang dilakukannya menujukan kegiatan upacara agama Hindu. Dari sanalah dapat kita simpulkan bahwa kebudayaan Hindu telah masuk di Kerajaan Kutai.


Kerajan Kutai Mulawarman (Martadipura) didirikan oleh pembesar kerajaan Campa (Kamboja) bernama Kudungga, yang selanjutnya menurunkan Raja Asmawarman, Raja Mulawarman, sampai 27 (dua puluh tujuh) generasi Kerajaan Kutai.




Masa Kejayaan Kerajaan Kutai


Tak banyak informasi tekait Kerajaan Kutai yang temukan. Tetapi menurut prasasti Yupa, puncak kejayaan Kerajan Kutai ada pada masa kepemerintahan Raja Mulawarman. Pada masa pemerintahan Mulawarman, kekuasaan Kerajaan Kutai hampir meliputi semua wilayah Kalimantan Timur. Rakyat Kerajaan Kutai juga hidup sejahtera dan makmur.




Kehidupan Bidang Politik 


Dalam prasasti yang ditemukan di Kutai, ada salah satu prasasti yang didalamnya tetulis “Sang Maharaja Kundungga yang amat mulia memiliki putra yang mashur, Sang Aswawarman namanya, yang seperti Sang Ansuman (Dewa Matahari) menumbuhkan keluarga yang sangat mulia. Sang Aswawarman emiliki putra 3, seperti api (yang suci) 3. Yang terkemuka dari ketiga putra itu ialajh Sang Mulawarman, raja yang berperadaban baik, kuat, dan kuasa. Sang Mulawarman sudah mengadakan kenduri (selamatan) emas amat banyak. Buat peringatan kenduri tersebut tugu batu ini didirikan oleh para Brahmana.”




Raja Raja Kerajaan Kutai



  1. Raja Kudungga

  2. Raja Asmawarman

  3. Raja Mulawarman

  4. Raja Marawijaya Warman

  5. Raja Gajayana Warman

  6. Raja Tungga Warman

  7. Raja Jayanaga Warman

  8. Raja Nalasinga Warman

  9. Raja Nala Parana Tungga

  10. Raja Gadingga Warman Dewa

  11. Raja Indra Warman Dewa

  12. Raja Sangga Warman Dewa

  13. Raja Candrawarman

  14. Raja Sri Langka Dewa

  15. Raja Guna Parana Dewa

  16. Raja Wijaya Warman

  17. Raja Sri Aji Dewa

  18. Raja Mulia Putera

  19. Raja Nala Pandita

  20. Raja Indra Paruta Dewa

  21. Raja Dharma Setia





Bidang Ekonomi


Secara geografis Kerajaan Kutai ada pada jalur perdagangan antara Cina dan India. Kerajaan Kutai menjadi tempat yang menarik untuk didatangi para pedagang. Hal itu memperlihatkan bahwa kegiatan perdagangan sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kutai, disamping pertanian. Dan keterangan tertulis pada prasasti yang menyatakan bahwa Raja Mulawarman pernah memberikan hartanya berupa minyak dan 20.000 ekor sapi pada para Brahmana. Diperkirakan bahwa pertanian dan peternakan adalah mata pencaharian utama masyarakat Kutai. Melihat letak di sekitar Sungai Mahakam sebagai jalur transportasi laut, diperkirakan perdagangan masyarakat Kutai berjalan sangat ramai. Untuk pedagang luar yang ingin berjualan di Kutai, mereka harus memberikan hadiah pada raja supaya diizinkan berdagang.


Pemberian hadiah ini biasanya berupa barang dagangan yang cukup mahal harganya dan pemberian ini dianggap sebagai upeti atau pajak pada pihak Kerajaan. Lewat hubungan dagang itu, baik lewat jalur transportasi sungai-laut ataupun transportasi darat, berkembanglah hubungan agama dan kebudayaan dengan wilayah-wilayah sekitar. Banyak pendeta yang diundang datang ke Kerajaan Kutai. Banyak juga orang Kutai yang berkunjung ke daerah asal para pendeta itu.




Letak Geografis


Letak geografis Kerajaan Kutai berada pada jalur perdagangan antara Cina dan India. Kerajaan Kutai menjadi tempat yang menarik untuk disinggahi para pedagang. Hal tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan perdagangan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kutai, disamping pertanian.




Bidang Agama


Kehidupan kebudayaan masyarakat Kutai erat hubungannya dengan kepercayaan atau agama yang dianut. Yupa adalah salah satu hasil budaya masyarakat Kutai, yakni tugu batu yang merupakan warisan nenek moyang bangsa Indonesia dari zaman Megalitikum, yaitu dalam bentuk menhir. Salah satu yupa itu menyebutkan sebuah tempat suci dengan nama Waprakeswara (tempat pemujaan Dewa Siwa). Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa masyarakat Kutai merupakan pemeluk agama Hindu Syiwa. Selain itu, masyarakat Kutai pun ada yang masih menjalankan adat istiadat dan kepercayaan asli mereka.




Bidang Sosial-Budaya


Karena Kerajaan Kutai sudah mendapat pengaruh agama Hindu, maka kehidupan agamanya sudah lebih maju. Salah satu contohnya ialah pelaksanaan upacara penghinduan atau pemberkatan seseorang yang memeluk agama Hindu yang disebut Vratyastoma. Upacara itu dilakukan sejak pemerintahan Aswawarman dan dipimpin oleh para pendeta atau brahmana dari India.


Baru pada masa pemerintahan Mulawarman, upacara itu dipimpin oleh kaum brahmana dari Indonesia. Dari keterangan itu bisa disimpulkan bahwa kaum brahmana dari Indonesia ternyata mempunyai tingkat intelektual yang tinggi karena bisa menguasai bahasa Sanskerta. Karena, bahasa tersebut bukanlah bahasa yang dipakai sehari-hari oleh rakyat India melainkan bahasa resmi kaum brahmana untuk masalah keagamaan.


Masuknya pengaruh budaya India ke Nusantara, menyebabkan budaya Indonesia sedikit mengalami perubahan. Perubahan yang terpenting ialah timbulnya sebuah sistem pemerintahan dengan raja sebagai kepalanya. Sebelum budaya India masuk ke indoensia, pemerintahan hanya dipimpin oleh seorang kepala suku. Selain itu, percampuran lainnya merupakan kehidupan nenek moyang bangsa Indonesia mendirikan tugu batu. Kebiasaan tersebut menunjukkan bahwa dalam menerima unsur-unsur budaya asing, bangsa Indonesia bersikap aktif. Maksudnya bangsa Indonesia berusaha mencari dan menyesuaikan unsur-unsur kebudayaan asing itu dengan kebudayaan sendiri.


Berdasarkan isi prasasti-prasasti Kutai, dapat diketahui bahwa pada abad ke -4 M di daerah Kutai terdapat suatu masyarakat Indonesiayang telah banyak menerima pengaruh hindu. Masyarakat tersebut telah dapat mendirikan suatu kerajaan yang teratur rapi menurut pola pemerintahan di India. Masyarakat Indonesia menerima unsur-unsur dari luar dan mengembangkannya sesuai dengan tradisi bangsa Indonesia


Kehidupan budaya masyarakat Kutai sebagai berikut :



  • Masyarakat Kutai adalah masyarakat yang menjaga akar tradisi budaya nenek moyangnya.

  • Masyarakat yang sangat tanggap terhadap perubahan dan kemajuan kebudayaan.

  • Menjunjung tingi semangat keagamaan dalam kehidupan kebudayaannya.

  • Masyarakat Kutai juga adalah masyarakat yang respon terhadap perubahan dankemajuan budaya.

  • Hal ini dibuktikan dengan kesediaan masyarakat Kutai yangmenerima dan mengadaptasi budaya luar (India) ke dalam kehidupan masyarakat. Selain dari itu masyarakat Kutai dikenal sebagai masyarakat yang menjunjung tinggispirit keagamaan dalam kehidupan kebudayaanya. Penyebutan Brahmana sebagai pemimpin spiritual dan ritual keagamaan dalam yupa-prasasti yang mereka tulis menguatkan kesimpulan itu.





Keruntuhan Kerajaan Kutai


Kerajaan Kutai berakhir ketika Raja Kutai yang bernama Maharaja Dharma Setia tewas dalam peperangan melawan Raja Kutai Kartanegara ke-13, Aji Pangeran Anum Panji Mendapa. Perlu diingat bahwa Kutai Martadipura berbeda dengan Kerajaan Kutai Kartanegara yang ibukotanya pertama kali terletak di Kutai Lama. Kutai Kartanegara inilah yang disebutkan dalam sastra Jawa Negarakertagama Kutai Kartanegara lalu menjadi kerajaan Islam yang disebut Kesultanan Kutai Kartanegara.


demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai Raja Pertama Kerajaan Kutai Kartanegara : Latar Belakang, Sejarah Berdirinya, Kehidupan Politik, Bidang Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, Letak Geografis, keruntuhan, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.



Sumber jk.com

Selasa, 15 September 2020

Daftar Biaya Pajak Mobil Berbagai Merek

Pengertian Mobil


Mobil ialah salah satru jenis kendaraan bermotor beroda empat. Mobil adalah salah satu kendaraan yang dibutuhkan oleh semua orang untuk berpergian selain itu mobil juga dianggap mempunyai beberapa keunggulan seperti terlindung dari kehujan, kenyamanan dan lain sebagainya. Sama seperti kendaraan bermotor lainnya yaitu terkena pajak.


Berikut ini kita akan memberikan sedikit informasi mengenai Biaya Pajak Mobil dari Berbagai Merek yang perlu dibayar oleh pemiliknya, kita kali ini akan urutkan sesuai dengan merek mobilnya, serta kita khususkan di daerah atau negara Indonesia :


pajak mobil






  • Merk BMW





  • BMW seri 318 i A tahun terbit 2004, memiliki pajak sebesar Rp 3.038.000

  • BMW seri 320 i A/T tahun terbit 2013, memiliki pajak sebesar Rp 8.663.000

  • BMW seri 523 i A/T tahun terbit 2008, terkena pajak sebesar Rp 15.203.000

  • BMW seri X1 1,8 tahun terbit 2013, pajak yang harus dibayarkan sebesar Rp 7.088.000

  • BMW seri X3 2,0 tahun terbit 2013, terkena pajak sebesar Rp 11.183.000





  • Merk Chery





  • Chery seri QQ SX tahun terbit 2006, terkena pajak sebesar Rp 713.000

  • Chery seri QQ SX tahun terbit 2007, pajak yang dikenakan sebesar Rp 728.000

  • Chery seri QQ GX tahun terbit 2008, pajak yang dikenakan sebesar Rp 1.013.000

  • Chery Tiggo 2,0 tahun terbit 20017, terkena pajak sebesar Rp 1.523.000

  • Chery Tiggo 0 tahun terbit 2012, pajak yang dikenakan sebesar Rp 2.003.000





  • Merk Chevrolet





  • Chevrolet Aveo 1,5 LT tahun terbit 2013, terkena pajak sebesar Rp 1.905.000

  • Chevrolet Captiva 2,0 A/T tahun terbit 2009, terkena pajak sebesar Rp 3.435.000

  • Chevrolet Optra 1,8 tahun terbit 2004, terkena  pajak sebesar Rp 1.779.000

  • Chevrolet Tavera 2,2 tahun terbit 2003, terkena pajak sebesar Rp 1.394.000

  • Chevrolet Zafira CD 1,8 tahun terbit 2004, terkena pajak sebesar Rp 1.613.000





  • Merk Daihatsu





  • Daihatsu Espass 1,3 tahun 1995, pajak yang dikenakan adalah Rp 314.500

  • Daihatsu Zebra PU tahun 2000, terkena pajak sebesar Rp 708.500

  • Daihatsu Taruna Oxxy CSX tahun 2005, terkena pajak sebesar Rp 1.613.000

  • Daihatsu Taft GT 2,8 tahun keluaran 1996, terkena pajak sebesar Rp 1.169.000

  • Daihatsu Feroza G2 1,5 tahun 1997, terkena pajak sebesar Rp 773.000

  • Daihatsu Gran Max 1,3 tahun keluaran 2010, pajak yang dikenakan sebesar Rp 1.418.000

  • Daihatsu Luxio M 1,5 tahun 2009, terkena pajak sebesar Rp 1.983.000

  • Daihatsu Sirion 3 tahun 2013, terkena pajak sebesar Rp 1.823.000

  • Daihatsu Ayla X 1,3 tahun keluaran 2013, pajak yang dikenakan sebesar Rp 1.343.000

  • Daihatsu Xenia 1,0 tahun keluaran 2008, pajak yang dikenakan sebesar 1.236.000

  • Daihatsu All New Xenia R 1,3 tahun keluaran 2013, terkena pajak sebesar Rp 2.463.000

  • Daihatsu Terios TX 1,5 A/T tahun keluaran 2012, pajak yang dikenakan sebesar Rp 2.543.000





  • Merk Honda





  • Honda Accord CP2 2,4 tahun 2012, pajak yang dikenakan sebesar Rp 5.813.000

  • Honda All New Civic 1,8 A/T tahun 2010, terkena pajak sebesar Rp 4.178.000

  • Honda CRV 2,0 tahun 2011, terkena pajak sebesar Rp 3.343.000

  • Honda Grand New CRV 2,4 tahun keluaran 2013, pajak yang dikenakan sebesar Rp 5.063.000

  • Honda Jazz VTEC 1,5tahun keluaran 2006, pajak yang harus dibayarkan sebesar Rp 1.956.000

  • Honda Stream S7 tahun keluaran 2003, pajak yang dikenakan sebesar Rp 2.703.000

  • Honda All New City I-VTEC 1,5 tahun keluaran 2010, pajak yang dikenakan sebesar Rp 3.248.000

  • Honda Freed 1,5 S A/T tahun 2013, pajak yang dikenakan sebesar Rp 3.763.000

  • Honda Odyssey 2,4 A/T tahun 2005, pajak yang dikenakan sebesar Rp 3.818.000

  • Honda Brio Satya 1,2 S tahun keluaran 2014, pajak yang ditanggung sebesar Rp 1.617.000


Honda Mobilio 1,5 E tahun 2014, pajak yang harus dibayar sebesar Rp 2.153.000






  • Merk Hyundai





  • Hyundai Atoz 1.0 tahun keluaran 2003, pajak yang dikenakan sebesar Rp 938.000

  • Hyundai Accent Verna tahun keluaran 2007, pajak yang dikenakan sebesar Rp 1.050.000

  • Hyundai Avega 1.5 A/T tahun keluaran 2007, pajak yang dikenakan sebesar Rp 1.193.000

  • Hyundai Grand Vega 1.4 A/T tahun keluaran 2012, pajak yang dikenakan sebesar Rp 2.138.000

  • Hyundai Tucson 2.0 tahun keluaran 2011, pajak yang dikenakan sebesar Rp 3.518.000





  • Merk Isuzu





  • Isuzu Panther 2.5 Pickup Turbo tahun keluaran 2007, pajak yang dikenakan sebesar Rp 1.606.000

  • Isuzu Elf Mini Bus tahun keluaran 2004, pajak yang dikenakan sebesar Rp 1.686.000

  • Isuzu Elf Truck Dump tahun keluaran 2013, pajak yang dikenakan sebesar Rp 2.399.000

  • Isuzu Panther 2.5 Grand Touring tahun keluaran 2003, pajak yang dikenakan sebesar Rp 2.400.000





  • Merk Mercedes Benz





  • Mercedes Benz seri W123 2.0 tahun keluaran 1983, pajak yang dikenakan sebesar Rp 750.00

  • Mercedes Benz seri B180 A/T tahun keluaran 2010, pajak yang dikenakan sebesar Rp 5.483.00

  • Mercedes Benz seri Boxer E-300 W124 3.0 tahun keluaran 1987, pajak yang dikenakan sebesar Rp 1.200.000





  • Merk Mitsubishi





  • Mitsubishi Lancer Evo 10/X A/T tahun keluaran 2011, pajak yang dikenakan sebesar Rp 6.233.000

  • Mitsubishi Mirage 1.2 GLS A/T tahun keluaran 2012, pajak yang dikenakan sebesar Rp 1.868.000

  • Mitsubishi Outlander PX A/T tahun keluaran 2012, pajak yang dikenakan sebesar Rp 4.058.000

  • Mitsubishi Pajero Sport 2012 A/T tahun keluaran 2013, pajak yang dikenakan sebesar Rp 5.078.000





  • Merk Suzuki





  • Suzuki Katana GX tahun keluaran 2004, pajak yang harus dibayar sebesar Rp 1.717.000

  • Suzuki Karimun Estilo tahun keluaran 2012, pajak yang harus dibayar sebesar Rp 1.688.000

  • Suzuki Karimun Wagon R GA tahun keluaran 2014, pajak yang harus dibayar sebesar Rp 1.118.000

  • Suzuki Ertiga tahun keluaran 2014, pajak yang harus dibayar sebesar Rp 2.168.000





  • Merk Toyota





  • Toyota Agya 1.0 tahun keluaran 2013, pajak yang dikenakan sebesar Rp 1.643.000

  • Toyota Yaris S 1.5 tahun keluaran 2012, pajak yang dikenakan sebesar Rp 2.513.000

  • Toyota Rush S 1.5 tahun keluaran 2011, pajak yang dikenakan sebesar Rp 2.513.000

  • Toyota Avanza S 1.5 tahun keluaran 2011, pajak yang dikenakan sebesar Rp 2.078.000

  • Toyota All New Avanza Veloz 1.5 tahun keluaran 2014, pajak yang dikenakan sebesar Rp 2.288.000

  • Toyota Kijang Innova G tahun keluaran 2011, pajak yang dikenakan sebesar Rp 2.828.000

  • Toyota Alphard 2.4 tahun keluaran 2013, pajak yang dikenakan sebesar Rp 9.788.000


demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai Daftar Biaya Pajak Mobil : Pengertian, BMW, Chery, Chevrolet, Daihatsu, Honda, Hyundai, Isuzu, Mercedes Benz, Mitsubishi, Suzuki, Toyota, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.


Pajak ini akan kembali lagi pada para pemiliki mobil atau si pengemudi karena pada dasarnya pajak yang ditarik akan digunakan untuk memperbaiki sarana prasarana agar perjalanan anda tambah nyaman pastinya.



Sumber jk.com

Otak Tengah


Otak Tengah




Pengertian Otak Tengah





Otak tengah (Midbrain) biasa disebut mesencephalon merupakan bagian terkecil dari otak manusia. Sesuai dengan namanya, bagian tersebut terletak di tengah –tengah otak, tepatnya di atas batang otak (brainstem) serta di bawah otak besar (cereberum). Fungsi utamanya ialah sebagai statiun relai guna informasi pendengaran (audio) serta penglihatan (visual).






Fungsi Otak Tengah






  • Fungsi utama dari otak tengah adalah sebagai stasiun relai informasi pendengaran (audio) serta penglihatan (visual).

  • Otak tengah bisa berfungsi guna mengatur tanggapan dari rangsangan yang berhubungan dengan informasi sensorik. Contohnya saat tangan memegang sebuah yang panas, maka otak tengah mengatur tangan guna menjauhi pusat panas tersebut.

  • Otak tengah berperan dalam gerakan otot.

  • Meningkatkan daya ingat bisa membuat seseorang dapat belajar dalam tempo yang lebih singkat.

  • Ikut berperan dalam pengembangan kemampuan inovasi serta kreativitas.

  • Meningkatkan intuisi serta daya tangkap.





Nah karena peranannya dalam menjalankan beberapa fungsi diatas, kita sering mendengar bahwa melatih otak tengah bisa membuat kecerdasan itu meningkat. Pernyataan tersebut memang tidak sepenuhnya salah, memang ada peneliti yang mengakui bahwa kemampuan interbrain bisa dikembangkan. Namun tidak seperti yang sering kita dengar “otak tengah kita tidak aktif”, pernyataan itu salah besar, otak tengah kita sebenarnya sudah aktif.


Hanya saja seiring bertambahnya usia, otak mempunyai kecenderungan untuk secara otomatis menetapkan satu belahan otak menjadi lebih dominan dari yang lain, nah disinilah peran otak tengah penting. Mungkin saja otak tengah bisa membantu dalam penyeimbangan kedua belahan otak tadi, taka da yang berani memastikan argumen itu sebab belum menemukan informasi yang faktual terkait hal tersebut.






Struktur Bagian Otak Tengah






Tegmentum





Tegmentum adalah jaringan multisinapsis, jaringan tersebut terlibat dalam sistem homeostasis (keseimbangan) serta lintasan refleks tubuh. Tegmentum mempunyai fungsi utama guna mengatur kesadaran.





Di dalam tegmentum ada beberapa struktur yaitu:






  • Nukleus Merah (Red Nuclei)





Nulekus merah ialah bagian dalam tegmentum yang mempunyai peran penting dalam mengatur koordinasi gerak tubuh.






  • Substansia nigra





Substansia nigra ialah tempat membentangnya tegmentum, yang mana tegmentum mengandung nukleus merah yang mengatur fungsi motorik. Substansia nigra adalah struktur berwarna gelap berisi banyak neuron yang menghasilkan dopamin. Bagian tersebut berperan dalam pengontrolan gerakan badan.






Tectum





Tectum terdiri dari 2 pasang colliculi yang secara bersamaan disebut Corpora Quadrigemina yaitu sebagai berikut:





Superior colliculi, adalah colliculi yang berperan dalam proses awal visual serta mengendalikan gerakan mata.





Inferior Colliculi, adalah colliculi yang terlibat dalam proses pendengaran.






Pendukulus Serebri (cerebral peduncle)





Pendukulus Serebri (cerebral peduncle) biasa disebut crus serebri merupakan bundel saraf yang terdiri dari saraf sensoris dan motoris yang membawa informasi antara otak besar (cerebrum) serta pons.




Fungsi Bagian-bagian Otak






  • Otak Besar (serebrum)




Otak besar mempunyai fungsi dalam pengaturan semua aktifitas mental, yaitu yang berkaitan dengan kepandaian (intelegensi), ingatan (memori), kesadaran, dan pertimbangan.


Otak besar merupakan sumber dari semua kegiatan/gerakan sadar atau sesuai dengan kehendak, walaupun ada juga beberapa gerakan refleks otak. Pada bagian korteks serebrum yang berwarna kelabu terdapat bagian penerima rangsang (area sensor) yang terletak di sebelah belakang area motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar atau merespon rangsangan.


Selain itu terdapat area asosiasi yang menghubungkan area motor dan sensorik. Area ini berperan dalam proses belajar, menyimpan ingatan, membuat kesimpulan, dan belajar berbagai bahasa. Di sekitar kedua area tersebut dalah bagian yang mengatur kegiatan psikologi yang lebih tinggi. Misalnya bagian depan merupakan pusat proses berfikir (yaitu mengingat, analisis, berbicara, kreativitas) dan emosi. Pusat penglihatan terdapat di bagian belakang.






  • Otak Tengah (mesensefalon)




Otak tengah terletak di depan otak kecil dan jembatan varol. Di depan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis yang mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin. Bagian atas (dorsal) otak tengah merupakan lobus optikus yang mengatur refleks mata seperti penyempitan pupil mata, dan juga merupakan pusat pendengaran.






  • Otak Kecil (serebelum)




Serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar, keseimbangan, dan posisi tubuh. Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan.






  • Sumsum Sambung (medulla oblongata)




Sumsum sambung berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke otak. Sumsum sambung juga mempengaruhi jembatan, refleks fisiologi seperti detak jantung, tekanan darah, volume dan kecepatan respirasi, gerak alat pencernaan, dan sekresi kelenjar pencernaan.


Selain itu, sumsum sambung juga mengatur gerak refleks yang lain seperti bersin, batuk, dan berkedip.






  • Jembatan Varol (pons varoli)




Jembatan varol berisi serabut saraf yang menghubungkan otak kecil bagian kiri dan kanan, juga menghubungkan otak besar dan sumsum tulang belakang.




Kegunaan dan Fungsi Otak kanan dan kiri


Walaupun keliatannya simetris secara struktur, tapi keduanya mempunyai fugsi yang berbeda, bila Otak kiri bertanggung jawab terhadap proses berfikir logis, berdasar realitas, mampu melakukan penafsiran secara abstrak, dan simbolis, cara berfikirnya sesuai untuk tugas tugas verbal, menulis, membaca, menempatkan detail, fakta. Sedangkan cara berfkir otak kanan lebih bersifat acak, tidak teratus,intuitif, holistik, bersifat non verbal, kearah perasaan dan emosi, kesadaran yang berkenaan dengan perasaan (merasakan kehadiran suatu benda atau orang), pengenalan bentuk, pola, musik, kepekaan warna, kreativitas, visualisasi. (Bobbi De Potter,1999, 37 – 38)


Kedua belahan otak penting artinya , orang yang memanfaatkan kedua belah otak ini cenderung seimbang dalam setiap aspek kehidupannya, Belajar dapat dengan mudah bagi mereka karena mereka mempunyai pilihan untuk menggunakan bagian otak yang diperlukan dalam setiap pekerjaan yang mereka hadapi. Emosi yang positif akan mendorong kearah kekuatan otak kearah yang lebih berhasil (Bobbi De Potter, 1999, 38)




Latihan Mengolah otak


Hari 1


Latihan asosiasi persamaan


Buatlah asosiasi persamaan dari kata-kata : tiang listrik – ban mobil, (karena keduanya memiliki elemen logam), petunjuk: umur 5 -10 tahun : cukup menjawab 8 jawaban , umur 10 – 15 tahun : cukup dengan 10 jawaban, diatas > 15 tahun , cukup dengan 12 jawaban


Hari 2


Latihan Asosiasi perbedaan, contoh kata-kata: laki-laki , perempuan, pentunjuk sama seperti diatas.


Hari 3


Daya Ingat, hafalkan kata-kata dibawah ini , menghafal 5 menit (umur >15 tahun , 3 menit)  daftar kata-kata seperti meja, pintu, televisi, pensil. Garpu, lagu , buku, baru, rakus, cuka. Petunjuk, umur 5-10 tahun cukup ingat 6 kata, 10- 15 tahun cukup 10 kata,> 15 tahun mengingat 10 kata dalam waktu 3 menit.


Hari 4


Kecerdasan musikal, dengarkan 2 lagu klasikm tulis kesannya terhadap lagu tersebut dalam kalimat panjang tidak lebih dari 5 kata. Contohnya, keduanya sangat menggugah perasaanku.


Hari  5


Keseimbangan otak kiri dan kanan, buatlah gambar seperti contoh berikut dengan ketentuan : – bagi yang biasa menggunakan tangan kanan untuk kegiatan ini gunakan tangan kiri, begitu juga sebaliknya, apabila selesai menggambar dengan ketentuan diatas gambar lagi dengan ke dua tangan diatas


gambar


Hari 6


Koordinasi dan Kecerdasan Kinestetik, untuk melatih koordinasi, lemparkan sehelai kertas yang telah diremas-remas kedalam keranjang sampah dengan jarak 3 meter, tingkatkan atau kurangi jarak untuk menyesuaikan tinggkat kesulitan, Petunjuk, umur 5-10 tahun , jarak kuran gdari 2 meter, umur 10 – 15 tahun , jarak kurang dari 3 meter, umur diatas 15 tahn , jarak keranjang 4 meter.


Hari 7


Kecerdasan Inter dan Intra personal, tuliskan /sebutkan 5 orang nama teman-teman and a beserta sifat-sifat baik mereka.


Hari 8


Asosiasi persamaan, buatkan asosiasi persamaan antara kata-kata : globe (bola dunia) , kue donat. petunjuk: umur 5 -10 tahun : cukup menjawab 8 jawaban , umur 10 – 15 tahun : cukup dengan 10 jawaban, diatas > 15 tahun , cukup dengan 12 jawaban


Hari 9


Asosiasi perbedaan, buatlah asosiasi ini dengan kata-kata, garpu, sendok, Pentunjuk sama seperti diatas.


Hari 10


Daya ingat, sama seperti petunjuk diatas, hari ke-3, tapi menggunakan gambar.


Hari 11


Kecerdasan musikal dan kecerdasan logis matematika, dengan mendengar lagu klasik (khususnya mozart), saat mendengar lagu, lakukan pengurangan didalam pikiran anda contoh 100-7=93, 93-7=86, sampai tidak dapat dikurangi lagi, kemudian tulis kesan anda dengan 5 kata.


Latihan ini akan berulang dilakukan sampai 30 hari




Macam-macam kecerdasan



  1. Kecerdasan Verbal merupakan salah satu bagian dari multi kecerdasan yang disebutkan oleh Gardner, orang yang memiliki kecerdasan verbal yang tinggi tidak saja mampu mengolah kata-kata dengan efektif tapi  juga mampu menginterprestasikan sesuatu yang tersurat dengan baik.

  2. Kecerdasan Intrapersonal, memahami diri sendiri , mengenali kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri sendiri, dia tidak akan mau melakukan sesuatu diluar batas kemapuannya. Kesuksesan juga ditentukan oleh bagaimana kita mengenal diri sendiri;

  3. Kecerdasan Interpersonal, merupakan suatu kemampuan untuk membina hubungan dengan orang lain, kesuksesan berawal dari langkah tersebut.

  4. Kecerdasan naturalis, kecerdasan ini memberikan kemampuan kita mengenali segala macam benda yang mati dan hidup. Guna mencapai tujuan dan kesuksesan kita. Contohnya yang sederhana , film Mc Giver , seorang yang dapat menggunakan alat sekitar yang sederhana untuk memcari jalan menyelamatkan diri.

  5. Kecerdasan Spasial , kemampuan menentukan arah dan posisi merupakan bakat yang diusung oleh orang-orang dengan kecerdasan spasial yang baik. Bila tidak di latih, kita siap-siap nyasar saat membawa kendaraan dan tidak dapat mengambil keputusan berdasarkan logika.

  6. Kecerdasan Ekstensial, bahwa kecerdasan ini bahwa ia memberikan kita kemampuan untuk selalu menghargai apa yang ada dan apa yang menimpa kita agar dapat kita olah menjadi sesuatu yang bermanfaat.

  7. Kecerdasan logis Matematis, kecerdasan ini paling sering diukur dalam tes IQ, bila kecerdasan ini tinggi, dia akan sanggup menggunakan akal dan logika dalam memecahkan masalah. Walaupun demikian kita tidak boleh memberi kesimpulan seseorang bodoh hanya karena faktor IQ saja.

  8. kecerdasan Kinestetik, kecerdasan ini terdiri dari olah tubuh, olah raga, bila kita ingin sehar maka dengan olah raga dan pola hidup yang seimbang maka kita dapat lebih sehat




10 Sehat Untuk Mencerdaskan Otak



  1. Makan multivitamin,

  2. Makan vitamin anti oksidan

  3. Makanlah makanan yang mengadung anti oksidan dengan kadar yang tinggi

  4. Minum Teh

  5. Hindari Lemak yang buruk

  6. Ambilah minyak ikan yang mengandung OMEGA 3

  7. Hati-hati dengan gula dan karbohidrat

  8. Batasi Kalori dan turunkan berat badan,

  9. Hindari stress, dan berolah raga

  10. Hindari rokok






Demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id tentang Otak Tengah : Pengertian, Fungsi, Struktur Bagian, Fungsi, Kegunaan, Latihan Mengelola, Macam, Beserta Tips Sehan Untuk Mencerdaskan, semoga bermanfaat





Sumber jk.com

Sejarah Kerajaan Larantuka






Pengertian Kerajaan Larantuka





Kerajaan Larantuka merupakan sebuah kerajaan yang berada di Nusa Nipa yang berarti Pulau Naga dalam bahasa lokal,sedangkan dalam bahasa Portugis: Cabo de Flores yang sekarang disebut sebagai Pulau Flores, dan juga dalam buku Nāgarakṛtāgama dikatakan sebagai Galiyao yang disebut sebagai penghasil kayu cendana. Wilayah kekuasaannya hingga mencapai Adonara. dengan raja pertama yaitu bernama Lorenzo I





Sebagai kerajaan penting, interaksi dengan kerajaan-kerjaan lain bahkan negara lain pun terjadi. Larantuka yang sempat dipengaruhi ajaran Hindu dari Majapahit, lalu menjelma menjadi kerajaan Kristen-Katolik pertama di Nusantara. Faktor inilah yang memperkuat hubungan Larantuka dengan Portugis.




Latar Belakang dan Sejarah Kerajaan Larantuka


Sumber-sumber tertulis yang memberi informasi tentang Kerajaan Larantuka sampai dengan kedatangan bangsa Barat, tidak tersedia sehingga sulit dipastikan sejak kapan kerajaan ini muncul. Beberapa ahli sejarah mengatakan bahwa pada abad ke-13 dipastikan sudah ada sistem pemerintahan yang teratur di bawah pimpinan seorang raja (Soemargono, ed., 19 92:9).


Sumber-sumber tradisi lisan, yang sebagiannya masih terpelihara melalui tutu maring usu-asa (cerita asal usul) yang dikeramatkan, kiranya .merupakan bahan berharga yang membantu memberikan penjelasan tentang sejarah, kebudayaan, dan pandangan dunia masyarakat Flores Timur. Beberapa peneliti etnografi telah memanfaatkan dengan baik sumber-sumber tradisi lisan ini (lihat, misalnya Vatter, 1984; Graham, 1985; Petu, .1967; Van Wouden, 1985). Dalam tulisan inii dimanfaatkan sumber tradisi lisan dan. beberapa sumber tertulis.


Sejarah kependudukan masyarakat NTT pada umumnya menunjukkan bahwa propinsi ini dihuni oleh berbagai kelompok etnik yang hidup dalam komunitas-komunitas yang hampir-hampir eksklusif sifatnya. Masing-masing etnik menempati wilayah tertentu lengkap dengan pranata sosial budaya dan ideologi yang mengikat anggota masyarakatnya secara utuh (Barlow, 1989:12; Mubyarto, 1991:5). Kenyataan ini membawa tantangan tersendiri, terutama jika heterogenitas itu menimbulkan konflik kebudayaan.


Khusus dalam masyarakat Flores Timur, gejala heterogenitas terlihat dalam sejarah asal usul, suku, bahasa (dialek), filsafat dan pandangan dunia. Pembicaraan mengenai aspek-aspek tersebut acap kali memunculkan perdebatan sengit antara berbagai orang yang memegang „otoritas‟ (Vatter, 1984:71). Suatu persoalan yang menarik untuk dikaji lebih dalam adalah, bagaimana masyarakat yang pluralistik seperti itu membangun sebuah komunitas hidup bersama dan mengembangkan semacam „lembaga peredam konflik‟.






Asal Mula Kerajaan Larantuka





Mitos dalam ceritera rakyat menyebutkan bahwa kerajaan Larantuka semula didirikan oleh seorang tokoh perempuan bernama Watowele bersama suaminya Pati Golo Arakian yang berasal dari keturunan bangsawan dari pulau Timor dari kerajaan Wehale merupakan tokoh peranakan perempuan bangsawan Jawa danjuga  bangsawan kerajaan Wehale.





Kerajaan itu semula lebih dikenal dengani kerajaan Ata Jawa sebelum akhirnya bernama Larantuka.





Watowele adalah  tokoh keramat yang diyakini dilahirkan dari gunung Ilemandiri dan merupakan cikal bakal keturunan satu – satunya dinasti yang memerintah kerajaan Larantuka dan juga dihormati sebagai keturunan langsung dari gunung / keturunan Ile Jadi. Baru pada pemerintahan keturunan ke – 3, yakni raja Sira Demon Pagu Molang kerajaan Larantuka menemukan bentuk pemerintahan tradisional yang lebih teratur yang tetap dipelihara hingga berakhirnya kerajaan Larantuka.





Sebelum tahun 1600, pedagang Portugis ini meninggalkan Solor lalu menetap di Larantuka. Para pedagang terlibat dalam konflik dengan Dominikan di Solor, karena mereka lebih tertarik dalam perdagangan daripada kristenisasi. tahun 1613, Solor diduduki Belanda dan Dominikan pindah ke Larantuka juga.





Kemudian Larantuka menjadi stasiun internal guna perdagangan kayu cendana dari Timor dan juga menjadi pusat perdagangan Portugis di wilayah Indonesia bagian tenggara. Larantuka  ini bahkan menjadi tempat pengungsian bagi desertir dari Dutch East India Company (VOC).




Pembagian Wilayah


Pembagian Wilayah Teritorial Raja Sira Demong Pagong Molang membagi dan menetapkan wilayah Kerajaan Larantuka atas 10 distrik kakang (kakangschap) yang disebut “Demon Lewo Pulo”, yang dikuasai oleh raja Larantuka sebagal “Raja Koten Demon Lewo Pulo” Penetapan kesepuluh wilayah kakang itu dilaksanakan dengan upacara ritual pemotongan kerbau. Kesepuluh wilayah kakang itu adalah: Kakang Hadung dan Kakang Lamalera (di Lembata), Kakang Boleng dan Kakang Horowura (di Adonara), Kakang Pamakayo dan Kakang Lewolein (di Solor), Kakang Wobo, Mudakaputu, Lewingo, dan Lewotobi (di ujung timur Flores Timur).


Dari kesepuluh wilayah itu, kakang Hadung dan Boleng menduduki posisi yang lebih penting, sebagai semacam pusat dari 4 wilayah lainnya, sehingga Graham (1984:125) mengidentifikasi model organisasi politik di Flores Timur adalah „2×4‟. Model pembagian organisasi wilayah seperti itu terlihat pula dalam pembagian wilayah di pusat Kerajaan Larantuka. Pusat wilayah kerajaan adalah Lokea, yang bersama-sama dengan 8 kampung lainnya (Posto, Pohonsirih, Pohonrau, Gegeb, Renion, Kotta, Kottasau, dan Kottaruido) membentuk „rumah raja‟.


„Rumah Raja‟ dikelilingi oleh 4 kompleks kampung (yang dikenal dengan istilah po atau pau) yakni Lewonama, Waibalun, Balela, dan Lewerang. Ketika pemerintahan di Lewerang tidak
Struktur Birokasi dan Sistem Kekuasaan Tradisional di Flores Timur 4
berjalan, raja mengambil alih kampung itu dan memindahkan pusat wilayah dari Lokea ke Larantuka.






Ritual Kerajaan Larantuka





Upacara ritual pengorbanan hewan mempunyai posisi yang cukup penting dan juga mempengaruhi berbagai struktur dan proses sosial pada bermacam lapisan sistem politik Flores Timur. Kohesi sosial dan juga legitimasi status sosial melalui ritus mempunyai  peranan khas dalam berbagai organisasi sosial-politik di Flores Timur (Graham, 1985:141). Selain dalam upacara ritual pembagian kakang, ritus ini juga tampak pada upacara penerimaan imigran Kroko Pukeng.





Ritus pengorbanan hewan yang pertama kali ditetapkan oleh seorang Raja Sira Demong Pagong Molang ini dilaksanakan di setiap kampung (Lewo) oleh ‘panitia empat’ yang disebut dengan suku raja (suku besar). (Istilah suku berasal dari kata Melayu. Istilah asli Flores Timur untuk menyebut suku ialah  Ama atau Wung.







  • Reinha Rosari







Sekitar tahun 1665 an, Raja Ola Adobala dibaptis dengan nama Don Fransisco Ola Adobala Diaz Vieira de Godinho. Secara ritual, ia memprakarsai upacara penyerahan tongkat kerajaan berkepala emas kepada patung Tuan Ma (Bunda Maria Reinha Rosari) sebagai lambang Larantuka sepenuhnya menjadi kota Reinha (Ratu) dan para raja ialah wakil dan abdi Bunda Maria. Dengan begitu menyiratkan Kerajaan Larantuka sebagai kerajaan Katolik.





Pada 8 September 1886 Raja Don Lorenzo UsinenoII DVG, raja ke-10 Larantuka, menobatkan Bunda Maria sebagai Ratu KerajaanLarantuka sehingga Larantuka sejak saat itu umum disebut “Reinha Rosari” (RatuRosari).




Bentuk-bentuk Hierarki Jabatan


Sekalipun dalam kerajaan Larantuka sudah dikenal adanya penguasa „ tunggal ‟ yakni raja, pola kekuasaannya tidak dapat disamakan dengan pola kekuasaan raja-raja tradisional di berbagai wilayah lainnya di Indonesia. Raja Larantuka tidak memiliki pola kekuasaan „permanen dan rutin.‟ Kekuasaannya bersifat „temporal dan berasal dari berbagai sumber‟ serta „dilegimitasi melalui indentifikasi mitos dan ritus‟ ( Graham, 1985: 130-131 ). Bandingkan dengan pola kekuasaan Jawa yang terletak pada “karisma” yang permanen dan rutin sebagai prinsip dalam organisasi negana (Anderson, 1972:67).


Menurut Anderson, di Jawa memang terdapat birokrasi, tetapi mereka hanya mendapatkan legitimasi dan otoritasnya dari „pancaran pusat‟ yang melingkupi keseluruhan struktur dengan energinya.
Struktur Birokasi dan Sistem Kekuasaan Tradisional di Flores Timur 5
Dalam sistem pemerintahannya, Raja Larantuka memiliki satu wakil (deputy) yang disebut „Raja Kedua‟. Selain itu raja dapat menunjuk 2 kapiten dari keluarga dekatnya dan 2 kapitan yang biasanya diambil dari keluarga Fernandez. Raja, Raja Kedua, Kapiten, dan Kapitan membentuk dewan pemerintahan yang disebut Kumpulan Anggota Besar. Dalam mengambil keputusan, Kumpulan Anggota Besar masih harus mempertimbangkan saran dari Paoe Suku Lema (baca: Po Suku Lema) sebelum keputusan itu disampaikan kepada pimpinan 10 distrik kakang (Graham, 1985:127).


Paoe Suku Lerna (dari istilah bahasa Portugis: payao artinya payung) adalah para kepala perang, tentara raja, yang disebut sebagai Koten Larantuka. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah: Waibalun, Lewerang, Lewolere, dan Lebao. Istilah Koten mengacu pada kedudukan dalam upacara pengorbanan hewan dalam rumah adat (korke).




Bentuk-bentuk Organisasi Pemerintahan dan Aparatnya


Upacara ritual pengorbanan hewan menduduki posisi penting dan mernperigaruhi berbagal struktur dan proses sosial pada berbagal lapisan sistem politik Flores Timur. Kohesi sosial dan legitimasi status sosial melalui ritus memiliki peranan khas dalam berbagai organisasi sosial-politik di Flores Timur (Graham, 1985:141). Selain dalam upacara ritual pembagian kakang, ritus juga tampak pada upacara penerimaan imigran Kroko Pukeng. Ritus pengorbanan hewan yang pertama kali ditetapkan oleh Raja Sira Demong Pagong Molang ini dilaksanakan di setiap kampung (Lewo) oleh „panitia empat‟ yang disebut suku raja (suku besar).


(Istilah suku berasal dari kata Melayu. Istilah asli Flores Timur untuk menyebut suku adalah Ama atau Wung. Organisasi suku dalam kampung tidak sama tinggi kedudukan dan fungsinya. Pada prinsipnya, nama-nama suku „besar‟ itu berkaitan erat dengan fungsi para kepala suku dalam upacara ritual pengorbanan hewan. Selain itu, mereka juga memangku kekuasaan duniawi ataupun yang berkaitan dengan dunia ilahi. Keempat suku itu adalah: Ama Koten, Ama Kelen, Ama Marang, dan Ama Hurint. Dalam ritus pengorbanan hewan, Ama Koten memegang kepala hewan korban. Dia adalah kepala dari „panitia empat‟, tuan tanah, dan memegang kekuasaan dalam kampung.


Ama Kelen memegang bagian belakang hewan korban. Dialah yang bertugas Struktur Birokasi dan Sistem Kekuasaan Tradisional di Flores Timur 6 mengurus hubungan dengan kampung-kampung lainnya dan mengatur masalah perang dan damai. Ama Marang bertugas membacakan doa, menceritakan sejarah asal usul (tutu rnaring usu-asa) untuk mendapat restu (ike kwaAt) dari kekuatan leluhur. Dialah yang bertugas menjaga tatanan adat dalam kampung.


Ama Hurint bertugas membunuh hewan korban, meneliti urat hati hewan korban untuk meramal suatu kejadian. Ama Hurint dan Ama Marang juga bertugas memberi nasihat atau saran bila terdapat perbedaan pendapat antara Ama Koten dan Ama Kelen, mencari jalan keluar bersama-sama dengan pemukapemuka atau tua-tua yang disebut Kelake.





demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai Sejarah Kerajaan Larantuka : Pengertian, Latar Belakan, Sejarah, Asal Mula, Pembagian Wilayah, Ritual, Bentuk Hierarki, Organisasi Pemerintah,  semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.





Sumber jk.com

Senin, 14 September 2020

Gigi


Gigi




Pengertian Gigi





Gigi merupakan organ sistem pencernaan yang ada di dalam rongga mulut. Gigi masuk dalam alat pencernaan mekanik sebab berfungsi guna memotong, merobek, serta mengunyah makanan sebelum makanan tersebut masuk ke bagian pencernaan selanjutnya. Gigi mempunyai struktur padat dan keras untuk menjalankan fungsinya dengan baik.






Bagian-bagian Gigi








  • Mahkota Gigi (Puncak)







Mahkota gigi adalah bagian yang tampak dari luar. Lapisan tersebut terlihat berwarna putih sebab dilapisi oleh struktur yang disebut email gigi. Masing – masing jenis gigi mempunyai bentuk mahkota yang bervariasi.








  • Leher Gigi (Colum)







Leher atau colum gigi adalah bagian yang sudah tertanam ke dalam gusi. Bagian tersebut adalah pembatas antara mahkota dengan akar gigi.








  • Akar Gigi







Akar gigi adalah bagian yang tertanam di dalam rahang (lihat gambar) sehingga tidak terlihat dari luar. Manusia mempunyai beberapa jenis gigi, setiap jenis gigi bisa memiliki jumlah akar yang berbeda, ada yang mempunyai 2 akar adapula yang mempunyai 3 akar.






Jenis-jenis Gigi






Berdasarkan bentuk dan fungsinya








  • Gigi Seri (Dentis Insisivus)







Gigi seri adalah gigi yang berfungsi guna memotong atau mengerat makanan. Gigi seri berbentuk tegak dengan ujung mahkota giginya yang berbentuk garis horizontal mirip sekop tanah. Gigi seri ada pada bagian depan lidah dan hanya mempunyai satu buah akar. Manusia dewasa mempunyai 4 buah gigi seri, 2 di rahang bawah, serta 2 di rahang atas.


gigi seri








  • Gigi Taring (Dentis Kaninus)







Gigi Taring merupakan gigi yang berfungsi guna merobek dan mengoyak makanan. Gigi taring bentukny tegak dengan ujung yang tajam. Gigi taring ada berdampingan dengan gigi seri. Gigi taring pada manusia dewasa berjumlah 4 buah, 2 ada di rahang bawah dan 2 lainnya ada di rahang atas.


gigi taring








  • Gigi Geraham Depan (Pramolar)







Gigi Geraham depan berfungsi guna menggiling, menggilas serta mengunyah makanan. Gigi Pramolar tersebut berbentuk tegak agak lebar serta rendah dibandingkan dua jenis gigi diatas. Gigi pramolar mempunyai beberapa tonjolan di mahkotanya. Gigi geraham depan mempunyai 2 buah akar. Pada manusia dewasa ada 8 buah gigi geraham depan yakni 4 di rahang bawah dan 4 di rahang atas.


gigi geraham








  • Gigi Geraham Belakang (Molar)







Gigi Geraham belakang berfungsi guna menggilas, melumat, menghancurkan serta menghaluskan makanan. Gigi Molar berbentuk sama dengan gigi pramolar dengan beberapa tonjolan pada mahkotanya. Kebanyakan gigi molar mempunyai tiga akar, tapi ada juga yang hanya mempunyai 2 buah akar. Manusia dewasa mempunyai 12 buah gigi molar, yakni 6 buah di rahang atas serta 6 lainnya di rahang bawah.


gigi geraham molar





Jenis Gigi Berdasarkan Usia Giginya








  • Gigi Susu







Gigi susu adalah gigi yang tumbuh pada manusia ketika kita berusia sekitar 6 bulan. Gigi yang biasanya tumbuh pertama kali ialah gigi seri yang ada pada bagian tengah gigi. Seiring bertambahnya usia manusia, gigi susu tersebut akan tanggal satu persatu serta digantikan dengan gigi permanen. Biasanya gigi mulai tanggal ketika anak berusia 4 – 6 tahun. Secara keseluruhan gigi susu berjumlah 20 buah, yakni 8 buah gigi seri, 4 gigi taring dan 8 gigi premolar.








  • Gigi Permanen







Gigi permanen merupakan gigi yang menggantikan gigi susu yang tanggal serta akan menjadi gigi untuk seumur hidup. Gigi permanen tak akan tanggal dengan sendirinya, kecuali terjadi keabnormalan. Jumlah gigi permanen secara keseluruhan ialah 32 buah, yakni 8 gigi seri, 4 gigi taring, 8 gigi premolar serta 12 gigi molar.




Morfologi Gigi




Morfologi Gigi Anterior



  1. Insisivus Sentralis Atas

  2. Insisivus Lateralis Atas

  3. Caninus Atas

  4. Insisivus Sentralis Bawah

  5. Insisivus Lateralis Bawah

  6. Caninus Bawah




Morfologi Gigi Posterior



  1. Premolar Pertama Atas

  2. Premolar Kedua Atas

  3. Molar Pertama Atas

  4. Molar Kedua Atas

  5. Molar Ketiga Atas

  6. Premolar Pertama Bawah

  7. Premolar Kedua Bawah

  8. Molar Pertama Bawah

  9. Molar Kedua Bawah

  10. Molar Ketiga Bawah






Struktur Gigi








  • Ligamen Periodontal







Struktur jaringan ikat yang melekat pada akar gigi serta melekat ke tulang. Ligamentum periodontal akan berlanjut dengan jaringan gingiva (gusi) serta berhubungan dengan ruang pembuluh darah yang ada pada tulang.








  • Oral Mukosa







Rongga mulut yang dilapisi sel epitel gepeng berlapis. Oral mukosa mempunyai fungsi utama yaitu melindungi jaringan atau organ lain yang ada dalam rongga mulut.








  • Gingiva (Gusi)







Mukosa mulut yang menutupi tulang maksila serta mandiula di dalam rongga mulut. Jaringan gingiva tersebut sendiri sebenarnya berwarna transparan, warna merah terbentuk karena ada banyak pembuluh darah di bagian tersebut. Fungsi gusi ialah guna melindungi akar gigi serta jaringan sekitar akar gigi.








  • Saraf dan pembuluh darah







Seperti pada organ lainnya, di sekitar gigi ada pembuluh saraf dan pembuluh darah. Pembuluh saraf berfungsi guna menerima dan memberikan rangsangan, sementara pembuluh darah berfungsi guna memberikan asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh struktur di sekitarnya.




Pengertian Pencabutan Gigi


Pencabutan gigi merupakan suatu proses pengeluaran gigi dari alveolus, dimana pada gigi tersebut sudah tidak dapat dilakukan perawatan lagi. Definisi pencabutan gigi yang ideal adalah pencabutan tanpa rasa sakit satu gigi utuh atau akar gigi dengan trauma minimal terhadap jaringan pendukung gigi, sehingga bekas pencabutan dapat sembuh dengan sempurna dan tidak terdapat masalah prostetik di masa mendatang.


Pencabutan gigi merupakan tindakan yang sangat kompleks yang melibatkan struktur tulang, jaringan lunak dalam rongga mulut serta keseluruhan bagian tubuh. Ekstraksi gigi adalah suatu tindakan bedah pencabutan gigi dari socket gigi dengan alat-alat ekstraksi. Selalu diingat bahwa gigi bukanlah “ditarik” melainkan dicabut dengan hati-hati. Tujuan dari ekstraksi gigi harus diambil untuk alasan terapeutik atau kuratif.




Jaringan Pendukung Gigi






  • Sementum




Sementum bagian dari jaringan gigi dan termasuk juga bagian dari jaringan periodontium karena menghubungkan gig dengan tulang rahang dengan jaringan yang terdapat di selaput periodontal.
Bila ada rangsangan yang kuat pada gigi maka akan terjadi resorpsi/penyerapan sel-sel sementum pada sisi yang terkena rangsangan dan pada sisi lainnya akan terbentuk jaringan sementum baru. Pembentukan sementum yang baru kearah luar.






  • Gingiva




Gingiva adalah bagian mukosa mulut yg mengelilingi gigi dan menutupi ridge alveolar. Secara anatomi, gingiva dibagi atas tiga daerah :



  1. Marginal gingiva (unattached gingiva), merupakan bagian gingiva yang mengelilingi gigi seperti kerah baju dan tidak melekat langsung pada gigi, biasa juga disebut juga dengan free gingiva

  2. Attached gingiva merupakan lanjutan dari marginal gingival dan disebut juga mukosa fungsional.

  3. Interdental gingival, merupakan bagian gingival yang mengisi ruang interproksimal antara dua gigi yang bersebelahan.






  • Ligamentum Periodontal




Ligamnetum periodontal merupakan struktur jaringan konektif yang mengelilingi akar gigi dan mengikatnya ke tulang. Ligamen periodontal merupakan lanjutan jaringan gingiva yang berhubungan dengan ruang sumsum tulang melalui saluran vaskuler.
Adapun fungsi ligamnetum periodontal adalah :



  1. Memelihata aktivitas biologik sementum dan tulang alveolar.(Fungsi Formatif)

  2. Menyuplai nutrisi dan membersihkan produk sisa mll aliran darah dan limfe.(Fungsi Nutritif)

  3. Memelihara relasi gigi thdp jar.keras dan lunak. (Fungsi Fisik)

  4. Menghantarkan tekanan taktil dan sensasi nyeri melalui jalur trigeminal. (Fungsi Sensorik)


Serat utama ligamnetum periodontal terbagi atas enam kelompok, yaitu :



  1. Kelompok transeptal

  2. Kelompok crest alveolar

  3. Kelompok horizontal

  4. Kelompok oblique

  5. Kelompok apikal

  6. Kelompok interadikular






  • Tulang Alveolar




Tulang alveolar disebut juga prosesus alveolaris yg mencakup tulang rahang secara keseluruhan, yaitu maksila dan mandibula yg membentuk dan mendukung soket (alveoli) gigi. Terbentuk ketika gigi erupsi dan secara perlahan hilang ketika gigi sudah dicabut. Adapun struktur tulang alveolar ialah :



  1. Tulang trabekular/ medular/ cancellous/ spongiosa, merupakan simpanan kalsium untuk memenuhi kebutuhan metabolism (bagian metabolic).

  2. Tulang kortikal/ osteid/ callus/ kompakta. Struktur dasar tulang kompak terdiri atas sistem




Gambar Gigi


gambar gigi






Demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id tentang Gigi : Pengertian, Bagian, Jenis, Morfologi, Struktur, Pencabutan, Jaringan Pendukung, Beserta Gambarnya, semoga bermanfaat





Sumber jk.com