Tampilkan postingan dengan label Benua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Benua. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Desember 2020

Karakteristik Benua Antartika Paling Komplet

Pembagian kawasan daratan yang sungguh luas atau benua di planet Bumi diklasifikasikan menjadi enam benua, adalah Benua Asia, Benua Afrika, Benua, Eropa, Benua Amerika, Benua Australia, dan Benua Antartika (atau Kutub Selatan). Secara khusus, dalam pembahasan berikut akan diterangkan mengenai karakteristik dari Benua Antartika. Berdasarkan sejarah, Benua Antartika pertama kali ditemukan oleh James Cook pada tahun 1772-1774 yang berlayar hingga meraih kawasan Georgia Selatan di Benua Antartika.


Jika anda belum pernah berkunjung atau mengetahui keberadaan dan kondisi geografis Benua Antartika, berikut ini akan dijelaskan secara rincian perihal karakteristik Benua Antartika yang memiliki beberapa ciri khusus yang membedakannya dengan Benua Artik yang ada di potongan Bumi bab Utara, atau disebut juga dengan Kutub Utara.


Geografis


Benua Antartika merupakan benua yang terletak di ujung paling selatan Bumi dan disebut dengan nama Kutub Selatan. Secara astronomis, benua ini terletak pada 52°LS – 90°LS dan memiliki batas dengan sejumlah Samudera, adalah sebelah utara berbatasan dengan Samudera Atlantik dan Benua Australia, sebelah barat dan timur memiliki batas dengan Samudera Pasifik, dan sebelah selatan memiliki batas dengan Samudera Hindia.


Topografis dan Iklim


Secara topografis, Benua Antartika memiliki luas wilayah kurang lebih sebesar 14.000.000 km­­2 dan sebagian besar mempunyai formasi pegunungan yang senantiasa tertutup salju sepanjang tahunnya. Deretan pegunungan yang ada di Benua Antartika mencakup Gunung Vinson Massif (5.140 m), Gunung Kirkpatrick (4.528 m), Gunung Markham (4.350 m), dan Gunung Jackson (4.189 m). Benua ini ialah benua paling besar kelima sesudah Benua Asia, Benua Afrika, Benua Eropa, Benua Amerika, dan Benua Australia. Karena ialah daratan salju kekal yang mempunyai formasi pegunungan maka Benua Antartika memiliki iklim perpaduan dari angin yang berhembus sangat kencang, udara yang sungguh dingin, dan angin kencang salju yang setiap dikala terjadi.


Berdasarkan catatan, puncak isu terkini cuek dengan suhu di bawah -40˚C (di kawasan pesisir) dan -70˚C (di tempat pedalaman) yaitu di bulan Juni, sedangkan pada bulan Desember terjadi ekspresi dominan panas. Flora dan fauna yang tinggal di benua Antartika mencakup fungi, alga, sejumlah varietas lumut, penguin, nematoda, anjing laut, singa maritim, dan ikan paus.


Selain itu, berdasarkan eksplorasi yang dilaksanakan sejumlah negara yang telah melakukan penjelajahan dan penelitian di Benua Antartika, Benua ini dikelompokkan menjadi lima kawasan territorial (Mulyadi, 2008), ialah antara lain selaku berikut:



  • Tanah Graham

  • Tanah Ratu Maud, atau Finbel

  • Tanah Enderble

  • Tanah Selatan Adelia, atau Terra Australis

  • Tanah Wilkes


Karakteristik


Benua Antartika memiliki sejumlah ciri-ciri yang berbeda dengan Benua Artik di bab serpihan Bumi sebelah Utara, ialah:



  1. Benua dengan salju abadi sepanjang tahun. Hal ini disebabkan karena sebagian besar daerah Benua Antartika yang letaknya di sebelah Selatan garis Ekuator, atau garis imajiner lintasan matahari yang melalui Bumi, tidak mendapatkan pancaran sinar Matahari dengan frekwensi yang tinggi sepanjang tahunnya, sehingga suhu permukaan daratan di Benua Antartika senantiasa berada di bawah suhu 0˚ Maka, tidak mengherankan bila kadar air yang ada di daratan ini senantiasa berada dalam keadaan membeku dan menyebabkan adanya salju baka di sepanjang tahunnya, walaupun pada siang hari.

  2. Benua tak berpenghuni. Dikarenakan letaknya yang jauh dari garis Ekuator atau Khatulistiwa maka iklim dan cuaca serta suhu yang ada di Benua Antartika ini hanya mengalami satu trend saja, adalah animo salju yang terjadi di sepanjang tahunnya. Tentu saja, isu terkini salju dengan suhu yang sangat masbodoh tidak sesuai untuk beberapa ekosistem mahkluk hidup untuk bertahan hidup di lingkungan dengan suhu yang sangat ekstrem dinginnya.

  3. Benua yang tidak dimiliki oleh negara manapun. Meskipun banyak negara yang melakukan eksplorasi dan penelitian di Benua ini, namun tidak satupun negara di dunia ini yang mengakui Benua Antartika selaku bagian daerahnya. Akan namun, sejumlah negara mempunyai area kawasan di Benua Antartika selaku territorial tempat penilitiannya, mirip Amerika, Jerman, Perancis, dan Inggris. Selain itu, Benua Antartika memiliki isyarat telepon internasional untuk daerahnya sendiri, yakni aba-aba +672.

  4. Benua yang terletak di paling ujung selatan Bumi. Sesuai dengan letak geografis pada permukaan peta dan gambaran satelit yang sudah ada, letak Benua Antartika dari posisi garis lintang dan garis bujurnya terletak di bagian bumi di sebelah Selatan atau terletak di bawah garis Ekuator atau garis Khatulistiwa.

  5. Benua yang hanya mempunyai vegetasi tundra. Sebagian ilmuwan menyatakan bahwa Benua Antartika adalah gurun alasannya memiliki curah huja yang hanya 200 mm setiap tahunnya, memiliki kontur tanah yang tandus dan angin yang bertiup kencang. Sehingga dengan kondisi topografis mirip ini, vegetasi yang hanya memungkinkan untuk tinggal di daerah yang sungguh dingin adalah tundra, adalah sejenis tanaman lelumutan yang dapat bertahan hidup di lingkungan yang bersuhu di bawah 0˚

  6. Benua magnetis selatan. Dalam sistem arah yang diakui di seluruh dunia, Benua Antartika merupakan benua yang memiliki kutub magnetis dengan penanda arah selatan. Hal ini merupakan pasangan dari kutub magnetis Utara.


Dari pemaparan di atas ada fakta menawan yang dapat diterangkan dari berbagai sumber yang ada. Fakta yang pertama adalah manusia pertama yang lahir di Benua Antartika ialah Emilio Marcos Palma pada tahun 1978, seorang berkewarganegaraan Argentina. Fakta lainnya yakni, instruksi daerah Benua Antartika sendiri adalah AQ.


Secara khusus, Benua Antartika jauh lebih ekstrem wilayahnya ketimbang Benua Artik, yang sebagian besar wilayahnya dapat didiami oleh manusia, mirip suku Eskimo. Serta, dalam bidang pariwisata, Benua Antartika dihentikan lagi menjadi daerah pariwisata semenjak kecelakaan pesawat para pelancong yang terjadi di tahun 1970-an. Demikian penjelasan ihwal karakteristik Benua Antartika, agar berfaedah dan mampu memperbesar wawasan bagi khalayak biasa atau pelajar.



Sumber ty.com

Minggu, 13 Desember 2020

Karakteristik Benua Australia Paling Komplet

Menurut sejarah, benua Australia dihuni oleh penduduk asli yang bernama suku Aborigin, salah satu ras bangsa polinesia. Namun, sehabis adanya eksplorasi dan ekspansi bangsa Eropa dalam memperoleh “Dunia Baru,” usang kelamaan benua Australia ialah salah satu tanah jajahan bangsa Inggris dan memasukkan benua Australia kedalam negara persemakmurannya, bersama Afrika Selatan, Malaysia, Hongkong, dan lainnya.


Setelah penaklukan benua Australia, Inggris mengakibatkan benua Australia selaku ‘tanah pembuangan’ bagi para narapidana yang dianggap meresahkan penduduk Inggris dan para pembangkan kerajaan Inggris ke benua ini. Kemudian, benua Australia menjadi daerah ras Eropa, selain suku Aborigin. Dalam pemaparan berikut ini dijelaskan tentang karakteristik benua Australia yang meliputi berbagai fakta yang ada di benua Australia.



  1. Astronomis-Geografis


Berdasarkan kedudukan garis lintang astronomisnya, benua Australia terletak pada 10° LS-44°LS dan 113° BT-154° BT. Dari letak astronomisnya ini benua Australia terletak di bumi belahan selatan dan sebagian besar perbatasannya dikelilingi oleh samudera dan lautan yang mengitari benua ini. Secara rinci, perbatasan yang dimiliki benua Australia ini dapat ditunjukkan sebagai berikut. Bagian Utara memiliki batas dengan daerah Indonesia yaitu Laut Arafuru dan Laut Timor. Pada bagian selatan berbatasan dengan Samudera Hindia dan Antartika. Di bagian barat berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Dan, di bagian timur memiliki batas dengan Laut Coral, Laut Tasmania, dan Samudera Pasifik.



  1. Topografis


Secara keseluruhan luas daerah Australia yakni sekitar 7.682.300 km2. Berdasarkan klasifikasi yang dibentuk oleh ahli yang menganalisa struktur topografis benua Australia, benua ini dibedakan menjadi tiga bagian, adalah bab barat, bab tengah, dan bab timur dan tenggara. Bagian barat merupakan kawasan yang mempunyai dataran tinggi atau plato dengan kontur tanah yang agak kasar. Sedangkan di bab timurnya merupakan kawasan yang memiliki sifat kering dan tandus. Sehingga di bagian ini terdapat aneka macam gurun yakni Gurun Pasir Besar Australia, Gurun Gibson, dan Gurun Victoria.


Selain itu, komposisi bagian barat ini terdapat kerikil karang yang paling besar di dunia, yakni Ayers Rock (Uluru) yang mempunyai panjang sekitar 2,4 km, lebar 1,6 km dan tinggi 335 m. Bagian tengah benua Australia ialah dataran rendah yang luas yakni: dataran rendah Murray Darling. Di bagian tengah ini merupakan bagian yang sungguh subur karena banyak ditemui sungai dan danau antara lain: Sungai Darling dan Sungai Murray, yang ialah sungai terpanjang di Australia, dengan panjang ± 2.570 km. Sedangkan danau paling luas di Australia adalah Danau Eyre.



  1. Iklim


Secara umum, iklim yang terdapat di Benua Australia dibagi menjadi dua, yakni iklim matahari dan fisis. Iklim matahari ini disebabkan alasannya letak astronomis benua Austaralia yang sebagain akrab dengan ekuator dan sebagian lagi jauh dari garis ekuator. Sehingga, iklim matahari ini terbagi menjadi tiga lagi, yakni iklim tropis yang sebagian besar dialami oleh daerah bagian utara Australia, iklim subtropics yang dialami oleh daerah selatan Australia, dan iklim sedang yang dialami oleh wilayah di pulau Tasmania.


Sedangkan, iklim fisis berdasarkan pada bentang alam dan topografi yang ada di benua Australia sendiri. Iklim ini terbagi menjadi tiga tipe yaitu, iklim muson yang dialami oleh daerah Australia bagian utara karena terpengaruh angin muson, iklim gurun yang dialami oleh daerah Australia bab barat dan tengah dimana dipengaruhi oleh keadaan gurun yang ada, dan iklim laut yang dialami oleh daerah Australia bagian pesisir pantai timur yang banyak dipengaruhi oleh angin laut.



  1. Populasi


Berdasarkan sejarahnya, benua Australia dihuni oleh suku orisinil Aborigin, tetapi seiring dengan pertumbuhan jaman benua ini juga dihuni oleh suku bangsa lainnya. Menurut data kependudukan tahun 2003 jumlah masyarakatAustralia ialah 19,9 juta dengan perkembangan masyarakatsekitar 0,6 persen per tahunnya. Suku bangsa yang mendiami benua Australia antara lain suku bangsa Eropa (ras kulit putih), Asia (ras kulit kuning), dan Aborigin (ras Melanisia dan Polinesia).



  1. Sektor Industri


Benua Australia mempunyai sektor industri yang bermacam-macam. Sektor industri ini meliputi pertanian dengan hasil pertanian mencakup gandum, tebu, padi, kapas, buah-buahan, dan jagung; peternakan meliputi biri-biri dan sapi perah dan pedaging; pertambangan meliputi tambang emas, bijih besi, kerikil bara, minyak bumi, dan alumunium; industri berat meliputi industri wool, susu, gula, mesin, tekstil, elektro, pertanian, besi dan baja, dan penyulingan minyak.



  1. Sistem Pemerintahan


Australia memiliki nama resmi ialah the Commonwealth of Australia dengan beribu kota di Canberra. Bentuk negara yaitu kerjaan constitutional dengan kepala negara ialah Ratu Elizabeth dan kepala pemerintahan yakni Perdana Menteri. Bahasa resmi yang digunakan di negara ini yaitu Bahasa Inggris dengan agama lebih banyak didominasi adalah Kristen. Mata uang yang berlaku ialah Dollar Australia dan memiliki lagu kebangsaan ialah God Save the Queen.


Selain karakteristik benua Australia tersebut di atas, benua Australia juga mempunyai karakteristik lainnya, ialah:



  • Benua ini merupakan benua terkecil jika daripada luas wilayah benua yang lain;

  • Benua ini cuma didiami oleh satu negara saja, berbeda dengan benua-benua lainnya yang dihuni oleh lebih dari satu atau beberapa negara;

  • Benua ini yakni benua kedua yang terletak di bab selatan sehabis benua Antartika

  • Memiliki binatang endemik yang khas adalah hewan kanguru, platypus (sejenis berang-berang), dan burung Kiwi;

  • Merupakan benua yang mempunyai suku orisinil yaitu Aborigin; dan

  • Mayoritas penduduknya yakni ras kulit putih.


Australia selaku negara yang terdapat di belahan bumi selatan juga melakukan koordinasi dengan negara tetangga, salah satunya Indonesia. Kerjasama yang dikerjakan dengan Indonesia meliputi bidang perdagangan dengan kegiatan ekspor dan impor dimana selama ini Indonesia selalu mengimport daging sapi dan wool dari Australia. Selain jual beli, dalam bidang pendidikan, Australia dan Indonesia melaksanakan kerjasama dengan memperlihatkan beasiswa lewat pemerintah Australia kepada mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan lebih lanjut ke Australia.



Sumber ty.com

Karakteristik Benua Eropa Paling Lengkap

Benua Eropa terkadang disebut dengan perumpamaan Benua Biru alasannya adalah sebagian besar penduduknya ialah ras kulit putih dengan warna bola mata umumnya berwarna biru. Selain itu benua Eropa merupakan benua yang didiami oleh sejumlah negara yang saling bertetanggaan dekat sehingga mereka menciptakan sebuah perkumpulan negara-negara eropa dengan nama Uni Eropa atau European Union. Berikut ini merupakan penjelasan lebih rinci ihwal karakteristik Benua Eropa.


1. Astronomis-Geografis


Berdasarkan garis lintang astronomisnya, benua Eropa terletak pada garis lintang 36°LU-71°LU dan 9°BB-66°BT. Menurut garis lintangnya ini maka benua Eropa terletak di atas garis ekuator yang nantinya akan mensugesti iklim dan cuaca di semua kawasan yang ada di benua Eropa. Sedangkan berdasarkan letak geografisnya, benua Eropa dibagi menjadi beberapa daerah yakni Eropa Barat, Eropa Timur, Eropa Utara, dan Eropa Tengah. Dari sejumlah wilayah yang ada di benua Eropa, maka garis-garis perbatasannya yaitu sebagai berikut:



  • Sebelah Utara: benua Eropa berbatasan dengan Laut Norwegia, Laut Barrents, dan Laut Artik.

  • Sebelah Timur: benua ini berbatasa dengan Pegunungan Ural, Laut Kaspia, Laut Hitam, dan negara Turki (yang ialah negara yang sebagian wilayahnya masuk kedalam benua Eropa dan sebagian lagi masuk kedalam benua Asia).

  • Sebelah Selatan: benua Eropa memiliki batas dengan Laut Tengah dan Selat Gibraltar.

  • Sebelah Barat: benua Eropa memiliki batas dengan Samudera Atlantik.


2. Topografi


Menurut pembagian terstruktur mengenai daerahnya, benua Eropa terbagi menjadi lima kawasan dengan luas kawasan yang berlainan-beda.



  • Pertama, tempat Eropa Barat yang terdiri dari beberapa negara yaitu:

    • Jerman (357.050 km2)

    • Inggris (249.978 km2)

    • San Marino (61.19 km2)

    • Swiss (41.293 km2)

    • Belanda (41.160 km2)

    • Luksemburg (2.590 km2)

    • Irlandia (68.894 km2)

    • Belgia (30.513 km2)

    • Perancis (557.670 km2)



  • Kedua, kawasan Eropa Utara yang mencakup:

    • Swedia (448.070)

    • Finlandia (336.700)

    • Norwegia (327.750)

    • Eslandia (102.952)

    • Denmark (42.994)

    • dan Estonia (45.100).



  • Ketiga, kawasan Eropa Tengah yang mencakup:

    • Austria (83.885)

    • Hongaria (93.036)

    • Polandia (312.683)

    • Republik Ceko (78.864)

    • Slovakia (49.012)



  • Ke-empat, daerah Eropa Timur yang meliputi:

    • Republik Federasi Rusia (22.274.000)

    • Ukraina (603.700), Rumania (237.503)

    • Belarusia (207.600)

    • Bulgaria (111.852)

    • Georgia (69.700)

    • Lithuania (65.200)

    • Latvia (64.600)

    • Moldova (298)



  • Kelima yaitu daerah Eropa Selatan yang terdiri dari:

    • Spanyol (505.050)

    • Italia (301.217)

    • Yunani (132.608)

    • Portugal (94.276)

    • Kroasia (56.538)

    • Bosnia Herzegovina (51.129)

    • Albania (28.748)

    • Macedonia (25.713)

    • Slovenia (20.256)

    • Malta (316)




Selain itu, bentang daerah benua Eropa terdiri dari percampuran dataran rendah dan dataran tinggi serta pegunungan. Daerah yang mempunyai dataran tinggi terletak di:



  • Bagian barat maritim benua Eropa yang meliputi Pegunungan Skotlandia, Perbukitan Irlandia di bagian barat laut, kepulauan Islandia, dan dataran perisai Fenokskandia adalah mencakup negara Norwegia, Finlandia, Swedia yang memiliki danau yang sungguh banyak.

  • Di bab tengah, terdapat dataran tinggi di negara Perancis, Belgia, Belanda, Jerman, Denmark, dan Polandia.

  • Di bab tengah, terdapat plato atau dataran tinggi di negara Spanyol, Perancis, Belgia, Jerman, dan Republik Ceko.

  • Terakhir, Pegunungan Alpen yang mempunyai beberapa puncak gunung yang memisahkan benua Eropa dengan benua Asia.


3. Iklim dan cuaca


Sebagian besar wilayah di benua Eropa terletak di atas garis ekuator dan berdasarkan dari garis lintangnya maka iklim dan cuaca di benua Eropa dapat diklasifikasikan menjadi iklim kutub, mediterania, peralihan, kontinental, dan maritim. Sejumlah daerah yang memiliki iklim kutub yakni negara-negara yang terletak di bagian utara benua Eropa atau secara geografis dekat dengan kutub Utara, adalah Swedia bab Utara, Finlandia, Norwegia dan Rusia. Iklim kutub ini memiliki karakteristik sebagai berikut memiliki empat macam isu terkini (cuek, semi, gugur, dan panas), cuacanya masbodoh dan basah.


Wilayah yang masuk kedalam iklim mediterania yakni negara di sebelah selatan benua Eropa alasannya memiliki batas langsung dengan Laut Tengah, seperti Italia, Perancis Selatan, Yunani, Spanyol Selatan yang dicirikan dengan animo masbodoh yang mempunyai udara berair dan udara kering pada ketika trend panas. Iklim peralihan dialami oleh wilayah di bagian Eropa Tengah, sedangkan iklim laut dialami oleh negara di Eropa Barat Laut mirip Inggris, Skandinavia Barat, Perancis sebelah Barat, Belgia, Belanda, Denmark dan Spayol bagian Utara. Wilayah ini mengalami iklim laut karena berbatasan dengan Samudera Atlantik dimana cuaca dan suhu di wilayah ini sungguh hangat. Dan, iklim kontinental dialami oleh daerah di Eropa Timur.


4. Populasi


Menurut penjabaran ras dan bangsa, penduduk yang mendiami benua Eropa mayoritas yaitu bangsa Nordik, Alpen, Mediterania, Dinara, Slavia yang merupakan nenek moyang bangsa Eropa. Sedangkan kawasan yang memiliki tingkat kepadatan yang tinggi terletak di negara Italia, Jerman, Belanda, Belgia, Perancis, dan Inggris yang menganut agama Nasrani. Bahasa yang dipakai di negara-negara Eropa sangat beragam, tetapi bahasa Inggris menjadi bahasa resmi. Adapun bahasa yang dipakai meliputi bahasa Indo-Jerman, bahasa Baltik-Slavia, dan bahasa Romana.


5. Sektor industri


Sektor industri yang meningkat di sejumlah negara di benua Eropa mencakup industri ringan hingga berat. Sektor pertanian menciptakan sayur-sayuran, kentang, gandum, buah-buahan, dan jagung. Sektor perikanan banyak terdapat di negara Eropa Barat alasannya berbatasan pribadi dengan sejumlah laut dan teluk yang ada. Sektor pertambangan banyak terdapat di kawasan Eropa Timur dan Barat, yakni memiliki bahan tambang industri mirip minyak bumi, watu bara, bauksit, timah, perak, mangan, dan lainnya. Sedangkan, sektor industri berat hampir di semua daerah di Eropa memilikinya dari industri elektronik, kimia, tekstil, makanan dan minuman, dan permesinan dan transportasi.


Dari pemaparan mengenai karakteristik benua Eropa tersebut di atas, ada juga beberapa ciri-ciri benua Eropa yang lainnya, ialah:



  • Negara di benua Eropa ialah negara industri dan masuk negara meningkat ;

  • Ras lebih banyak didominasi yang mendiami sejumlah besar wilayah di benua Eropa ialah ras kulit putih Anglo-Saxon;

  • Terdapat negara dalam negara, yaitu Vatikan dan sejumlah negara kecil lainnya;

  • Terdapat sejumlah bangunan bersejarah dan menjadi tujuh keajaiban dunia;

  • Tempat lahirnya cendekiawan dan ilmuwan dunia;

  • Tempat lahirnya sejumlah ideologi yang sungguh berpengaruh di dunia;

  • Benua yang mempunyai tingkat perkembangan masyarakatdengan nilai negatif;

  • Tempat lahirnya bahasa internasional, yakni bahasa Inggris.


Demikianlah karakteristik benua Eropa dan agar berfaedah.



Sumber ty.com

Jumat, 06 November 2020

Teori Apung Benua : Pengertian Dan Manfaatnya

Bentuk permukaan Bumi terdiri atas daratan dan juga samudera atau macam-macam maritim. Bentuk daratan yang ada di Bumi tergambar dalam bentuk pulau. Pulau- pulau yang berdekatan dalam jumlah besar membentuk sebuah benua. Ada enam benua di dunia, dan salah satu diantaranya tidak dihuni oleh manusia sebab terletak di kutub selatan Bumi dan berupa es infinit.


Bentuk dan letak benua tampaknya yaitu statis atau tetap. Namun tahukah Anda bahwa benua ini bergerak, meskipun tidak tampakatau terasa secara eksklusif tapi benua ini bergerak perlahan- lahan. Hal ini dipelajari dalam sebuah teori tentang benua. Salah satu teori ihwal benua yang dikenal adalah Teori Apungan Benua. Mengenai teori ini kita akan membahas dalam artikel ini secara lebih lengkap.


Teori apung benua atau Pangea ialah suatu teori yang menyatakan bahwa jutaan tahun silam, Bumi ini cuma mempunyai satu ekosistem darat yang sangat besar yang disebut dengan Pangea. Lalu alasannya alasan tertentu yang belum dimengerti secara niscaya, benua besar atau Pangea ini pecah lalu bagian dari serpihan-serpihan tersebut hanyut ke arah yang berlawanan atau berjauhan sehingga menjadi bagian bab tertentu yang terpisahkan oleh lautan atau selat.


Kemudian teori ini disambungkan dengian teori lainnya. Teori selanjutnya menyatakan bahwa benua- benua tersebut akan terus mengapung di atas perairan sehingga daratan- daratan tersebut berjumpa kembali dalam konfigurasi yang berlainan.


Teori Apung Benua ini menerangkan bahwa kedudukan benua di Bumi ini ibarat kerikil apung yang mengapung- apung yang bergerak seiring dengan pergerakan lempeng di bagian bawah kulit bumi. Pencahan Pangea ini menjadi benua yang lebih kecil yang dinamakan Laurasia dan Gondwana.


Pecahan Pangea menjadi dua daratan ini terjadi pada zaman dinosaurus. Kemudian pada selesai era Cretaceous benua- benua sudah terpecah menjadi lima, lalu benua Amerika kini dipecah menjadi Amerika Utara dan Amerika Selatan.


Semua teori yang berasal dari ilmuwan mempunyai manfaat atau fungsi untuk kehidupan manusia di Bumi. Hal ini termasuk pula dengan teori apung benua. Dengan mempelajari teori apung benua maka kita mampu mengetahui aneka macam hal yang berhubungan dengan sejarah terbentuknya Bumi atau daratan hingga menjadi bentuk benua seperti saat ini. Teori apung benua atau Pangea memiliki beberapa keunggulan untuk mengambarkan kebenaran teori ini. Beberapa kelebihan yang dimiliki oleh teori apung benua antara lain sebagai berikut:



  • Terdapat kesamaan copypaste garis pantai timur Amerika Utara dan Amerika Latin dengan garis pantai barat Eropa dan juga Afrika.

  • Daratan Greenland kian usang kian bergerak menjauhi Eropa, hal ini mampu diukur setiap tahunnya yang menyebabkan ukuran maritim pemisah yang kian lebar.

  • Daratan Madagaskar kian hari kian menjauhi Afrika

  • Benua Amerika perlahan- lahan senantiasa bergerak ke arah barat. Hal ini menimbulkan Samudera Atlantik kian usang makin meluas.

  • Batas Samudera Hindia semakin mendesak ke arah utara.

  • Terdapat aktivitas seisme di patahan St. Andreas.


Nah itulah beberapa keunggulan atau kelebihan yang dimiliki oleh Teori Apung Benua atau Pangea. Kelebihan ini akan menunjukkan nilai kebenaran dalam teori ini karena diubahsuaikan dengan kondisi bekerjsama yang ada di bumi.


Demikianlah sekilas klarifikasi mengenai Teori Apung Benua atau Pangea. Semoga apa yang kami sampaikan menunjukkan manfaat bagi kita semua.



Sumber ty.com

Jumat, 17 Januari 2020

7 Perbedaan Kutub Utara Dan Kutub Selatan


Planet Bumi mempunyai bagian yang saling bertentangan di kedua sisinya yakni Kutub Utara dan Kutub Selatan. Keduanya terkenal sebagai daerah paling acuh taacuh di Bumi alasannya senantiasa tertutup oleh salju awet sepanjang tahun.





Meskipun terlalu banyak orang masih kesulitan dan menganggap bahwa Kutub Utara maupun Kutub Selatan tidaklah berlawanan. Pada kenyataannya kedua Kutub tersebut masing-masing mempunyai perbedaan. Berikut perbedaan antara Kutub Utara dan Kutub Selatan yang perlu dimengerti!





Karakteristik Geografis





Kutub Utara





Kutub Utara bahu-membahu ialah lautan beku yang membeku menjadi bongkahan es berukuran raksasa dan di kelilingi daratan. Luasnya mencapai 5,4 juta mil persegi dan sering disebut sebagai lingkaran Arktik.





Hal yang perlu diketahui bila jarak Kutub Utara dari daratan meraih 700 km.





Kutub Selatan





Kutub Selatan ialah sebuah daratan yang dikelilingi oleh lautan. Bahkan Kutub Selatan mempunyai lembah, danau, batuan besar, serta gunung Erebus yang hingga ketika ini berstatus aktif. Kutub Selatan atau mampu disebut juga sebagai Antartika memiliki luas meraih 6 juta mil persegi.





Jarak antara Kutub Selatan dari lautan sekitar 1300 km.





Ketebalan Es





Kutub Utara





Ketebalan es yang menutupi Kutub Utara beragam mulai dari beberapa inchi hingga 2 meter. Tidak heran jikalau Kutub Utara sering mengalami retakan-retakan pada es yang dimilikinya khususnya dikala isu terkini panas alasannya lapisan es yang cukup tipis.





Tidak cuma itu saja, lapisan es yang berada di Kutub Utara paling cepat meleleh khususnya dikala demam isu panas tiba. Namun saat musim hambar tiba, air yang ada akan berkembang menjadi bongkahan-bongkahan es, sehingga dapat dikatakan kalau es di Kutub Utara mempunyai siklus.





Kutub Selatan





Hampir sekitar lebih dari 90 persen daratan Kutub Selatan tertutup oleh es dan juga glasier dengan ketebalan mencapai 4.700 meter. Tidak heran jika Kutub Selatan menjadi kawasan yang menyimpang sekitar 85% es abadi di planet Bumi, bahkan jika dicairkan mampu memenuhi tiga perempat air minum di dunia.





Sementara di Kutub Selatan jumlah es yang mencair saat animo panas tidak terlalu signifikan. Dapat dibilang jika jumlah es di Kutub Selatan tetap sepanjang tahun.





Suhu Udara





Kutub Utara





Suhu di daerah Kutub Utara pada ekspresi dominan acuh taacuh rata-rata mencapai -40 derajat celcius dan naik menjadi 0 derajat celcius saat ekspresi dominan panas.





Kutub Selatan





Rata-rata suhu udara di Kutub Selatan mencapai -60 derajat celcius ketika demam isu acuh taacuh, jauh lebih hambar daripada Kutub Utara. Dan saat animo panas tiba, rata-rata suhu udara mencapai 28,8 derajat celcius.





Fauna Asli





Kutub utara mempunyai fauna asli yang cuma mampu ditemukan di kawasan ini adalah beruang kutub. Sedangkan di Kutub Selatan cuma ada penguin selaku fauna asli. Kedua binatang tersebut berada di puncak rantai masakan di masing-masing daerahnya dengan kuliner utamanya yaitu ikan.





Kepemilikan Tanah





Kutub Utara





Meskipun terbentuk dari lautan yang beku, anehnya daerah di Kutub Utara dikuasai oleh beberapa negara, seperti negara Norwegia, negara Kanada, Greenland, Islandia, negara Rusia, hingga Amerika Serikat. Bahkan Kutub Utara ditempati oleh sekitar 4 juta penduduk.





Bahkan di Kutub Utara terdapat beberapa suku asli mirip suku Yupik, Inuit, Sami, Kalaallit, Chukchi, dan Inupiat.





Kutub Selatan





Kutub Selatan menjadi daerah di Bumi yang tidak dimiliki oleh siapapun atau negara manapun. Berdasarkan kontrakAntartika, tanah dan sumber daya yang berada di Kutub Selatan cuma dipakai untuk perdamaian dan ilmiah.





Ada lebih dari 60 pusat sains berada di Kutub Selatan yang didirikan oleh 27 negara. Ketika trend panas datang, lebih dari 4000 ilmuwan tiba ke Kutub Selatan untuk melakukan observasi.





Cadangan Minyak Bumi





Kutub Utara





Menurut data yang berasal dari United States Geological Survey (USGS), terdapat sekitar ¼ cadangan minyak yang belum digali di seluruh dunia pada Kutub Utara. Bahkan Rusia sudah mengklaim serta menandai suatu daerah besar yang berada di Kutub Utara semoga dapat mengeksploirasi cadangan gas yang berada di Lomonosov Ridge.





Adanya peluangminyak bumi bawah bahari yang diperkirakan meraih 10 miliar ton, membuat Amerika Serikat ikut memetakan kawasan Artik di kawasan Negara Bagian Alaska.





Kutub Selatan





Kutub Selatan diperkirakan juga memiliki cadangan minyak terutama di sekitar Laut Ross. Akan tetapi kemungkinan terjadi penambangan minyak sangatlah kecil sebab adanya Perjanjian Antartika.





Lapisan Ozon





Kutub Utara





Akibat pemanasan global lapisan ozon mengalami penipisan, tergolong di Kutub Utara. Lapisan ozon di Kutub Utara mengalami kerusakan namun lubang ozon yang terbentuk lebih lambat alasannya suhu udara yang lebih hangat sehingga menangkal pembentukan awan stratosfer penyebab rusaknya lapisan ozon.





Kutub Selatan





Lapisan ozon yang berada di Kutub Selatan lebih parah ketimbang yang berada di Kutub Utara. Bahkan terjadi lubang yang berskala tiga kali lebih besar dari benua Amerika.



Sumber ty.com